Perbandingan Hasil Ekstraksi Agar-Agar Dari Makroalga Gracilaria Sp. Dengan Metode Sentrifugasi Dan Tekanan Manual
Abstract
Gracilaria sp. merupakan rumput laut merah yang banyak dibudidayakan di Indonesia, tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Gracilaria sp. merupakan rumput laut yang mempunyai banyak keunggulan antara lain pertumbuhan yang cepat, ketersediaan melimpah, serta kandungan agarosa dan agaropektin yang tinggi, sehingga menjadikannya bahan baku potensial dalam industri pengolahan agar-agar. Proses ekstraksi agar-agar dari makroalga Gracilaria sp. merupakan langkah penting dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi yang memiliki aplikasi luas di berbagai industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil ekstraksi agar-agar dari Produk Alkali Treated Gracilaria sp. (ATG) menggunakan 2 metode yaitu sentrifugasi dan tekanan manual serta membandingkan kuantitas agar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode eksperimen, yang terdiri atas dua kelompok perlakuan dengan sepuluh kali ulangan. Parameter yang diukur yaitu berat spesifik, rendemen dan rasio agar sebelum ekstraksi dan residu agar sesudah ekstraksi. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan bahwa metode sentrifugasi (914–1.334 rpm) memberikan perbedaan signifikan (p < 0,05) dibandingkan metode tekanan manual (5.217 Pascal). Berat spesifik rata-rata pada metode sentrifugasi sebesar 0,885 g/mL, rendemen 0,137%, dan rasio ekstraksi 3,305%, yang seluruhnya lebih tinggi dibandingkan metode tekanan manual pada berat spesifik sebesar 0,837 g/mL, rendemen 0,106%, dan rasio hasil ekstraksi 3,231%.
Kata Kunci: gracilaria sp., ekstraksi agar-agar, sentrifugasi, tekanan manual
