Deteksi Dan Analisis Keamanan Pangan Nasi Kuning Dari Pasar Tradisional Kota Malang Terhadap Kontaminasi Bakteri Escherichia Coli
Abstract
Nasi kuning merupakan makanan tradisional Indonesia yang banyak dijual di pasar tradisional dan rentan terkontaminasi mikroorganisme karena kandungan air dan nutrisinya yang tinggi. Salah satu ancaman utama dalam isu keamanan pangan adalah kontaminasi mikroorganisme patogen seperti Escherichia coli. Sanitasi yang kurang memadai di pasar tradisional meningkatkan risiko kontaminasi. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus keracunan makanan akibat Escherichia coli meningkat dan berdampak pada kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan bakteri Escherichia coli pada nasi kuning yang dijual di pasar tradisional Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan melalui uji laboratorium, dengan menerapkan metode Most Probable Number (MPN) untuk estimasi total jumlah bakteri. Selain itu, dilakukan pengujian lanjutan menggunakan media selektif Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) guna mendeteksi keberadaan bakteri target secara lebih spesifik dan pewarnaan gram untuk identifikasi karakteristik bakteri. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dari dua pedagang, masing-masing dua sampel, sehingga total diperoleh empat sampel. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa semua sampel yang dianalisis terdeteksi mengandung bakteri Escherichia coli dengan nilai MPN berkisar antara 35 hingga >1.100 MPN/g, yang berarti melebihi batas maksimum yang diizinkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096 Tahun 2011, yaitu harus 0 (negatif) untuk makanan dan minuman. Hasil uji konfirmasi memperlihatkan pertumbuhan koloni dengan warna hijau metalik pada media EMBA serta morfologi basil gram negatif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa nasi kuning yang dijual di pasar tradisional Kota Malang telah mengalami kontaminasi mikrobiologis yang tinggi dan tidak sesuai dengan ketentuan standar keamanan dalam bidang pangan.
Kata Kunci: bakteri Escherichia coli, keamanan pangan, kontaminasi, nasi kuning, pasar tradisional.
