Kombinasi Teknologi Nanobubbles Nitrogen (Nbsn2) Dan Spektrum Warna Terhadap Pertumbuhan Plantlet Anggrek Cattleya Sp. Secara In Vitro
Abstract
Anggrek Cattleya sp. merupakan salah satu jenis anggrek yang banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki karakteristik warna bunga yang tidak pernah pudar, menjadikan harga jual yang tinggi. Kultur jaringan menjadi metode penting dalam perbanyakan vegetatif tanaman secara in vitro, memanfaatkan media seperti Murashige and Skoog (MS) yang kaya nutrisi. Nanobubbles Nitrogen (NBsN₂) dalam media kultur dapat meningkatkan kelarutan oksigen dan mempercepat serapan nutrisi, yang berdampak langsung pada proses pertumbuhan planlet. Dalam kultur jaringan, spektrum warna cahaya memainkan peran penting untuk mendukung fotosintesis dan pertumbuhan, dengan panjang gelombang optimal antara 400–700 nm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan planlet Cattleya sp. secara in vitro dengan pemberian (NBsN2) pada media tanam serta penyinaran spektrum warna biru merah, biru, merah dan putih. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk mengelompokkan perlakuan secara acak. Penggunaan spektrum warna dengan tambahan (NBsN₂) menghasilkan pertumbuhan planlet Cattleya sp. lebih optimal, dengan tinggi planlet tertinggi pada cahaya putih (2,45 cm), berat basah tertinggi pada cahaya merah (0,18 g), dan persentase plantlet hidup tertinggi (0,500) pada cahaya merah, merah–biru, serta putih. Sementara itu, tanpa penambahan NBsN₂, pertumbuhan lebih rendah, yaitu tinggi planlet tertinggi pada cahaya putih (2,33 cm), berat basah tertinggi pada cahaya merah (0,15 g), dan persentase plantlet hidup tertinggi (0,500) tetap pada cahaya merah, merah–biru, serta putih.
Kata Kunci: NBsN2, Spektrum Warna, Cattleya sp., Pertumbuhan.
