Karakterisasi Dan Identifikasi Senyawa Fitokimia Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata L.)
Abstract
Daun sirsak (Annona muricata L.) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia untuk berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi dan identifikasi senyawa fitokimia dari ekstrak daun sirsak. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini yang meliputi, analisis spektrofotometri UV-Visible, dan FT-IR serta skrining fitokimia untuk mengidentifikasi kandungan senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, dan tannin. Hasil UV-Visible menunjukkan spektrum khas flavonoid jenis isoflavon yang terdapat dua puncak pada rentang panjang gelombang 310-330 nm. Analisis FT-IR ekstrak daun sirsak menunjukkan serapan kuat pada 3380 cm⁻¹ (gugus O-H), 1737 cm⁻¹ (gugus C=O), dan 718 cm⁻¹ (gugus C-H alkena), serta serapan sedang pada 2922 cm⁻¹ dan 2852 cm⁻¹ (gugus C-H alkana) dan 1650 cm⁻¹ (gugus -C=C alkena). Ekstrak daun sirsak mengandung senyawa flavonoid dengan total kadar sebesar 89.201 mg/g pada konsentrasi sampel 1000 ppm dan total kadar sebesar 87.220 mg/g pada konsentrasi sampel 500 ppm.
Kata Kunci : Daun sirsak, UV-Visible, FT-IR, skrining fitokimia, total flavonoid
