Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Sirih Hitam (Piper Betle Var Nigra) Terhadap Zona Hambat Bakteri Salmonella Typhi Dan Escherichia Coli Secara In Vitro
Abstract
Daun sirih hitam (Piper betle var. nigra) merupakan salah satu spesies dari suku Piperaceae, diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid, yang memiliki potensi sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun sirih hitam dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan Escherichia coli secara in vitro dengan metode difusi sumuran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan. Kelompok perlakuan adalah ekstrak etanol daun sirih hitam dengan konsentrasi 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Kontrol negatif menggunakan aquades dan kontrol positif menggunakan Chlorampenicol 3%. Analisis data dilakukan menggunakan one way ANOVA Faktorial dengan hasil P-value 0,123 pada Salmonella typhi, nilai p < 0,05 maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Ekstrak daun sirih hitam dapat menghambat antibakteri ditunjukkan dengan adanya zona hambat disekitar sumuran, hasil uji daya hambat bakteri Escherichia coli secara berurutan adalah 7,38 mm, 6,50 mm, 0 mm, 0 mm dan 0 mm, kontrol positif 28,9 mm. Rata-rata tertinggi ditunjukkan pada variasi konsentrasi terendah yaitu 20%. Pada uji Salmonella typhi menunjukkan hasil zona hambat secara berurutan adalah 5,05 mm, 9,00mm, 9,13 mm, 10,29 mm dan 8,53 mm sedangkan pada kontrol positif 29,5 mm, kontrol negatif rata-rata zona hambat kedua bakteri yaitu 0 mm. Hasil uji pada Salmonella typhi rata-rata tertinggi ditunjukkan pada variasi konsentrasi tertinggi yaitu 80%.
Kata Kunci : Antibakteri, Daun Sirih Hitam (Piper betle var. nigra)., Escherichia coli, Salmonella typhi
