Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Di Sman 1 Kota Malang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMAN 1 Malang. Latar belakang penelitian ini adalah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang berdampak pada cara siswa memperoleh, menyerap, dan memanfaatkan informasi. Literasi digital merupakan kompetensi yang sangat penting di era digital ini, karena tidak hanya mencakup kemampuan teknis dalam menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan mengakses, memilih, memahami, mengevaluasi dan menghasilkan informasi secara kritis dan bertanggung jawa. Di sisi lain, kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan kognitif tingkat tinggi yang memungkinkan siswa menganalisis informasi, mengidentifikasi argument, serta menyimpulkan dan mengevaluasi secara logis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Malang dengan jumlah sampel sebanyak 91 siswa yang diambil secara acak. Penelitian ini menggunakan lima poin skala likert untuk mengukur tingkat persetujuan responden terhadap setiap pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,536% terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan literasi digital dalam meningkatkan kompetensi berpikir kritis siswa, yang merupakan aspek penting dalam menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini menambah wawasan mengenai hubungan antara literasi digital dan kemampuan kognitif siswa di lingkungan pendidikan menengah atas.
