Pengaruh Menghafal Al-Qur’An Terhadap Perkembangan Social Emotional Skills (Ses) Para Santri Pondok Pesantren Al-Barokah Malang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuii pengaruh Menghafal Al-Qur’an Terhadap Perkembangan Social Emotional Skills (SES) Para Santri Pondok Pesantren Al-Barokah Malang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena bahwa kemampuan sosual dan emosional merupakan kecerdasan penting yang mendukung pembentukan karakter santri, selain aspek kognitif dan spiritual.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Data dikumpulkan melalui angket berbasis skala likert yang disusun berdasarkan lima indikator utama SES yaitu self-awareness, self-management, social awareness, relationship skills, dan responsible decision making. Sampel penelitian berjumlah 59 orang santri putri yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling dari total populasi 70 santri tahfidz di Pondok Pesantren Al-Barokah.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapagt pengaruh yang signifikan antara kegiatan menghafal Al-Qur’an dengan perkembangan SES santri. Semakin teratur dan konsisten santri dalam menghafal, semakin baik pula perkembangan kemampuan mereka dalam mengenali dan mengelola emosi, menjalin hubungan sosial yang positif, serta mngambil Keputusan secara bertanggung jawab. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pembelajaran Al-Qur’an yang dilakukan secara intensif dapat menjadi media pembentukan karakter dan pengembangan kecerdasan non kognitif.
Penelitian ini merekomendasikan agar program tahfidz di pondok pesantren tidak hanya difokuskan pada pencapaian hafalan, tetapi juga diintegrasikan dengan pendidikan karakter dan pelatihan sosial emosional. Hal ini bertujuan agar santri tidak hanya menjadi penghafal Al-qur’an secra teks, tetapi juga menjadi pribadi yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosialnya.
