Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Malang
Abstract
Berdasarkan observasi di SMAN 8 Kota Malang peneliti melihat ada beberapa siswa siswi yang kurang aktif atau kurang berpatisipasi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, hal ini di sebabkan karena kurangnya motivasi belajar pada siswa. Apa bila ada seorang siswa tidak aktif dalam mengerjakan tugas atau tidak berpatisipasi dalam sebuah pembelajaran maka perlu diselidiki sebab sebabnya. Sebab sebabnya mungkin dari siswa tersebut merasa dia kecapean dengan pembelajaran mata pelajaran sebelumnya, karena kebanyakan pelajaran PAI di taruh di jam terakhir, kemungkinan juga mereka kurang tertarik dengan mata pelajaran PAI dalam artian mereka lebih fokus ke mata pelajaran pokok karena sekolah ini berbasis negeri bukan islam yang memungkinkan lebih mengutamakan mata pelajaran pokonya, akan tetapi mereka sangat kreatif dan hasilnya sangat memuskan ketika diberi tugas yang berhubungan dengan digital, contohnya ketika guru memberikan tugas berbentuk video tentang tata cara berzakat, mereka sangat semangat dan kreatif dalam mengerjakan tugas tersebut. Dari keadaan seperti ini, guru harus berupaya mendororng siswa siswinya untuk aktif dalam pembelajaran PAI.
Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan Perencanaan yang dilakukan Guru sebagai motivator dalam meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Malang, mendeskripsikan pelaksanaan yang dilakukan Guru sebagai motivator dalam meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Malang, mendeskripsikan Hasil Yang Dilakukan Guru sebagai motivator dalam meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Malang.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus yang berfokus terhadap individu, kelompok atau situasi tertentu dengan mempertimbangkan makna dan sikap keaktifan belajar. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Atas Negeri 8 Malang yang terletak di Jalan Veteran No.37, Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Jawa Timur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentsi. Penelitian ini menggunakan teknik data Moleong dan Miles huberman dalam yang mencangkup proses kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data menggunakan : pengamatan lebih lama, wawancara mendalam, Diskusi Ahli Dengan Teman Sejawat, triangulasi
Hasil dari penelitian yang ditemukan adalah adanya perencanaan, pelaksanaan serta hasil yang dilakukan Guru sebagai motivator dalam meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran pendidikan agama islam siswa di Sekolah menengah atas negeri 8 Malang. Perencanaan yang dilakukan oleh Guru yang meliputi Merancang pembelajaran yang menarik, Menyusun RPP, Menyesuaikan metode pembelajaran, Menyusun rancangan motivasi yang efektif, Memilih media pembelajaran yang variatif. Sedangkan dalam pelaksanaanya ialah Guru Menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, memberikan reward terhadap keberhasilan siswa, memberi komentar terhadap hasil pekerjaan siswa, menciptakan persaingan dan kerja sama, membangkitkan minat siswa.
