Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Karakter Keislaman Peserta Didik Di Sma An-Nur Bululawang Malang
Abstract
Saat ini di dalam dunia pendidikan masih banyak masalah yang belum terselesaikan dengan baik. Baik terkait mutu pendidikan, efektivitas,maupun efisien pendidikan itu sendiri. Masalah-masalah tersebut banyak menimbulkan keresahan pada masyarakat, sehingga harus ditanggapi secara serius. Sekolah merupakan tempat anak belajar berinteraksi dengan orang lain, membangun budaya yang mengedepankan aspek moral, cinta kasih, nilai demokratis, menghargai perbedaan, dan sebagainya. Pendidikan yang mengarah pada pembinaan tingkah laku atau karakter benar-benar sangat dibutuhkan karena masyarakat menaruh harapan penuh kepada agaa untuk mengontrol dan mengantisipasi dinamika tersebut sehingga Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk meningkatkan keimanan, penghayatan, pemahaman, dan pengalaman.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, yaitu pengamatan yang merupakan aktivitas penelitian fenomena yang dilakukan secara sistematis, metode wawancara yang merupakan metode pengumpulan data menggunakan jalan tanya jawab secara lisan dengan sumber penelitian dan metode dokumentasi yaitu mencari data yang berupa catatan-catatan, transkip, buku, surat kabar, agenda dan sebagainya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pembelajaran PAI di SMA An-Nur Bululawang telah dirancang secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan muatan nilai-nilai keislaman seperti akhlak, ibadah, dan sikap hormat kepada guru. Karakter keislaman peserta didik dibentuk melalui kegiatan pembiasaan religius, keteladanan guru, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam keseharian sekolah. Namun, dalah penerapannya ditemukan faktor penghambat seperti kurangnya kesadaran siswa terhadap etika dan pengaruh lingkungan. Sebaliknya, faktor penunjang mencakup peran aktif guru PAI, dukungan lingkungan pesantren, dan program pembiasaan keagamaan. Dengan demikian, implementasi pembelajaran PAI di sekolah berperan secara signifikan dalam membentuk karakter islami peserta didik, namun masih membutuhkan upaya berkelanjutan aagar nilai-nilai tersebut benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan peserta didik.
