Show simple item record

dc.contributor.authorKristina, Arista Widya
dc.date.accessioned2026-07-17T03:04:27Z
dc.date.available2026-07-17T03:04:27Z
dc.date.issued2025-07-24
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13537
dc.description.abstractPembelajaran merupakan proses interaksi siswa dengan guru. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan oleh guru melalui pengetahuan yang mereka berikan kepada siswa. Pembelajaran juga terkait erat dengan kegiatan usaha yang sistematis dan terukur yang dilakukan untuk memungkinkan interaksi antara guru ke siswa. Belajar adalah proses yang ditandai dengan perubahan tingkah laku siswa untuk mencapai perubahan yang lebih baik. Perubahan ini dapat ditunjukkan dalam berbagai cara, seperti menambah pengetahuan, pemahaman, sikap, dan tingkah laku, serta elemen lain yang berkaitan dengan individu. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pembelajaran Aqidah Akhlak dalam pembentukan karakter religius peserta didik yang mencakup bagaimana pembelajaran Aqidah Akhlak digunakan, bagaimana guru menggunakan pendekatan untuk membentuk karakter religius siswa, dan bagaimana pembelajaran di luar kelas mendukung pembentukan karakter religius siswa di MTs Wahid Hasyim 02 Dau. Untuk mencapai tujuan diatas peneliti ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, yaitu pengamatan yang merupakan aktivitas peneliti yang dilakukan secara otomatis, metode wawancara, yaitu metode tanya jawab dengan sumber penelitian, dan metode dokumentasi, yaitu mencari data yang mengenai hal-hal berupa gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran Aqidah Akhlak bersifat fleksibel dan bervariasi meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, kolaborasi, pendekatan personal, keteladanan (uswah), dan metode kisah. Guru diberikan kebebasan untuk menyesuaikan metode dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Strategi pembentukan karakter religius dilakukan melalui pembiasaan berdoa, membaca amalan harian, keterlibatan aktif dalam kegiatan keagamaan, serta kerja sama antara guru, orang tua, dan pihak madrasah. Pembiasaan kegiatan di luar kelas, seperti shalat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan program BTAQ (Baca Tulis Al-Qur’an), terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai keislaman ke dalam perilaku sehari-hari siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa memasukkan nilai-nilai Islam dan praktik pembelajaran yang konsisten sangat penting untuk membentuk karakter religius yang kuat pada siswa serta pengembangan kerja sama yang lebih erat antara sekolah dan keluarga untuk mendukung sepenuhnya dalam pembentukan karakter religius peserta didik.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectImplementasien_US
dc.subjectPembelajaran Aqidah Akhlaken_US
dc.subjectKarakter Religiusen_US
dc.titleImplementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik Di Mts Wahid Hasyim 02 Dau Malangen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang