Analisis Implementasi Kebijakan Digitalisasi Pelayanan Kependudukan Melalui Sipeduli (Studi pada Kantor Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso,Kabupaten Malang)
Abstract
SIPEDULI adalah aplikasi online untuk mengurus dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan akta kelahiran di Desa Tawangargo, Kabupaten Malang. Aplikasi ini memudahkan warga tanpa harus ke kantor kecamatan. Namun masih ada kendala jaringan internet, kurang tenaga ahli, dan masalah teknis aplikasi.
Penelitian menggunakan teori dari George Edward III (1980) mendefinisikan proses yang krusial karena seberapa baiknya suatu kebijakan kalau tidak dipersiapkan dan direncakan dengan baik implementasinya, maka apa yang terjadi menjadi tujuan kebijakan publik tidak akan terwujud. Penelitian ini menggunakan metode yang digunakan oleh penulis adalah pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, berupa observasi, wawancara serta dokumentasi, dimana penelitian berupa narasi, data dan gambaran terkait permasalahan yang dibahas, selanjutnya ditarik menjadi sebuah kesimpulan sebagai jawaban dari permasalahan. Tujuan untuk Mengevaluasi kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung implementasi kebijakan digitalisasi pelayanan kependudukan melalui SIPEDULI.
Hasil Penelitian Implementasi SIPEDULI di Desa Tawangargo berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sinergi empat faktor Edward III (1980): komunikasi multi-channel, sumber daya memadai, disposisi positif perangkat desa, dan struktur birokrasi adaptif. Meski menghadapi tantangan kesenjangan digital generasi senior dan keterbatasan infrastruktur teknologi, program ini memberikan dampak positif signifikan bagi masyarakat.
Dapat disimpulkan implementasi SIPEDULI di Desa Tawangargo dapat dikategorikan berhasil dengan memvalidasi teori Edwards III (1980) bahwa keempat faktor (komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi) harus bekerja secara sinergis untuk mencapai implementasi kebijakan yang efektif. Kasus ini juga menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan digital di tingkat desa sangat bergantung pada kemampuan adaptasi organisasi dan komitmen kepemimpinan dalam mengelola perubahan, meskipun tantangan eksternal seperti kesenjangan digital masyarakat masih memerlukan solusi jangka panjang yang komprehensif.
Kata Kunci: SIPEDULI, Digitalisasi, Administrasi pelayanan kependudukan
