Show simple item record

dc.contributor.authorMufarrocha, Husniatul
dc.date.accessioned2026-07-18T02:15:41Z
dc.date.available2026-07-18T02:15:41Z
dc.date.issued2026-01-17
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13553
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji tanggung jawab pidana dari mereka yang terlibat dalam praktik korupsi yang berdampak pada lingkungan. Judul penelitian ini dipilih karena banyak kasus korupsi yang menyebabkan kerusakan lingkungan, terutama di daerah pertambangan. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang relevan untuk mencegah, memberantas, dan menghalau praktik korupsi yang berdampak pada lingkungan. Dari latar belakang tersebut maka rumusan masalah yang akan diangkat oleh peneliti adalah 1. Bagaimana modus operandi keterlibatan pelaku tindak pidana korupsi yang berdampak pada kerusakan lingkungan? 2. Bagaimana pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana korupsi yang berdampak pada kerusakan lingkungan? Penelitian hukum normatif ini mengadopsi pendekatan hukum dan berbasis kasus. Metode pengumpulan data adalah studi literatur dari sumber-sumber hukum primer, sekunder, dan tersier. Sumber-sumber hukum tersebut kemudian dianalisis menggunakan interpretasi sistematis dan gramatikal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hukum dan peraturan terkait belum secara komprehensif mengatasi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh korupsi di sektor sumber daya alam. Namun, mekanisme litigasi pidana lingkungan dapat digunakan untuk mengajukan kasus-kasus tersebut di pengadilan perdata maupun pidana. Berdasarkan Putusan pada tingkat kasasi No. 5009 K/Pid.Sus/2025, terdakwa memainkan peran kunci dalam tindak pidana korupsi perdagangan produk timah yang terjadi di wilayah izin pertambangan (IUP) PT Timah, Tbk. Terdakwa bertindak sebagai perantara antara penambang dan pelebur ilegal dan bertanggung jawab mengelola beberapa perusahaan fiktif ilegal. Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 18 Ayat 1 Ayat B Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 (sebagaimana diubah oleh Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan Undang-Undang No. 31 Tahun 1999), tindakan terdakwa memenuhi seluruh unsur tindak pidana.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectPertanggungjawaban Pidanaen_US
dc.subjectPelakuen_US
dc.subjectTindak Pidana Korupsien_US
dc.subjectKerusakanen_US
dc.subjectLingkunganen_US
dc.titlePertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi yang Berdampak pada Lingkungan (Studi terhadap Putusan No. 5009 KPID.SUS2025 atas Nama Harvey Moeis)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang