Implementasi Usrah Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik Sekolah Menengah Islam Ad Diniah Sungai Bakap Malaysia
Abstract
Pendidikan Islam memegang peranan strategis dalam membentuk karakter religius siswa. Dalam pembentukan karakter religius di lingkungan sekolah, sekolah perlu menerapkan suatu kegiatan rutin demi mewujudkannya. Salah satu metode pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai pembentukan karakter rekigius di Sekolah Menengah Islam Ad Diniah adalah usrah. Usrah yaitu forum diskusi kelompok kecil yang mengupas aspek-aspek keagamaan dan isu-isu kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan usrah dalam membentuk karakter religius siswa di Sekolah Menengah Islam Ad Diniah Sungai Bakap, Malaysia. Kegiatan usrah di sekolah ini dinilai mampu membantu dan mendukung para siswa dalam menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam hingga sampai pada terbentuknya karakter religius siswa.
Dari konteks penelitian di atas maka peneliti menentukan fokus penelitian, yakni tentang pelaksanaan usrah dalam pembentukan karakter religius peserta didik Sekolah Menengah Islam Ad Diniah, Sungai Bakap Malaysia, dan hasil usrah dalam pembentukan pembentukan karakter religius peserta didik Sekolah Menengah Islam Ad Diniah, Sungai Bakap Malaysia. Adapun tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan usrah dan menganalisis hasil usrah dalam membentuk karakter religius siswa di Sekolah Menengah Islam Ad Diniah Sungai Bakap, Malaysia.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya melalui langkah-langkah data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan verification (penyimpulan data). Untuk pengecekan keabsahan temuan peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik guna memperoleh pemahaman objektif mengenai efektivitas usrah dalam membentuk karakter religius peserta didik.
Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pelaksanaan usrah di sekolah ini terdiri dari lima tahap utama, yaitu: 1) Pembacaan al-Qur'an, 2) Muqaddimah (pendahuluan), 3) Penyampaian materi oleh naqib, 4) Muzdakarah (diskusi), dan 5) Penutup. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pengembangan karakter religius siswa dengan memperkuat nilai-nilai seperti keikhlasan, tanggung jawab, disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan kepemimpinan. Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam hal kepercayaan diri dan keterampilan berkomunikasi. Dengan demikian, usrah terbukti menjadi metode yang efektif dalam membentuk karakter religius siswa dan dapat menjadi model bagi sistem pendidikan Islam yang lebih luas.
Hal yang perlu diperhatikan sebagai saran-saran yaitu tentang bagaimana lembaga sekolah untuk terus menemukan inovasi baru sebagai upaya implementasi kegiatan usrah dalam pembentukan karakter religius siswa. Bagi siswa hendaknya lebih rajin, semangat dan bersungguh-sungguh dalam partisipasinya mengikuti kegiatan usrah agar terbentuk karakter religius untuk diterapkan tidak hanya di limgkumhan sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat.
