Penerapan Plan of Reorganization guna Merumuskan Homologasi yang Efektif dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (Studi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Amerika Serikat)
Abstract
Penurunan PKPU dalam lima tahun terakhir mencerminkan perbaikan ekonomi sekaligus menurunnya kepercayaan terhadap efektivitas PKPU akibat praktik penyimpangan dan ketidakefisienan. Selain itu kegagalan homologasi kebanyakan disebabkan oleh kelalaian debitor, namun jika ditelaah terdapat indikasikan adanya pergeseran beban tanggung jawab yang mengarah pada kontribusi kelalaian kreditur, maka dari itu diperlukan pendekatan baru yang lebih adaptif dan solutif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif dengan pendekatan library research. Perbandingannya di Indonesia ditentukannya batasan waktu, adanya pengawasan ketat dari pengurus dan hakim, sedangkan di Amerika jangka waktu lebih fleksibel, adanya konsep debtor in Possesion, insolvency test, adanya masa eksklusivitas, adanya klasifikasi debitur, klasifikasi kreditur dalam voting persetujuan, adanya mekanisme cramdown, dan fresh start. Perlunya penerapan fleksibilitas waktu, restrukturisasi perusahaan, homologasi harus mengikat seluruh pihak, insolvency test, dan cramdown untuk mewujudkan tujuan PKPU.
