Show simple item record

dc.contributor.authorSaputra, Isnin Bagus
dc.date.accessioned2026-07-20T02:57:42Z
dc.date.available2026-07-20T02:57:42Z
dc.date.issued2026-02-21
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13587
dc.description.abstractTransportasi laut berperan krusial dalam konektivitas antar pulau di Indonesia, di mana kapal domestik wajib berbendera Indonesia dan dioperasikan warga negara Indonesia. Penelitian ini mengkaji: (1) bagaimana perlindungan konsumen korban kecelakaan kapal laut di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, dan (2) mekanisme kompensasi serta pertanggungjawaban hukumnya. Menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan data primer dari wawancara PT ASDP dan observasi lapangan serta data sekunder berupa regulasi pelayaran dan putusan pengadilan, penelitian menemukan bahwa perlindungan konsumen masih lemah akibat kelebihan muatan dan kelaiklautan kapal tidak layak seperti pada kasus KMP Yunicee. Mekanisme kompensasi terbatas pada UU Perlindungan Konsumen dan UU Pelayaran, namun implementasinya terhambat oleh minimnya pertanggungjawaban nakhoda dan perusahaan pelayaran.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectPerlindungan konsumenen_US
dc.subjectKecelakaan kapalen_US
dc.subjectPT ASDPen_US
dc.subjectKompensasi korbanen_US
dc.titlePerlindungan Konsumen terhadap Korban Kecelakaan Kapal Laut dalam Angkutan Penumpang (Studi Kasus di Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang