Pengaruh Kedisiplinan Shalat Berjamaah Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Sma Maarif Nu Pandaan
Abstract
Penelitian ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya kecerdasan emosional dalam kehidupan siswa, khususnya dalam aspek pembentukan kedisiplinan dan kemampuan mengendalikan diri. Kedisiplinan dalam menjalankan shalat berjamaah diyakini mampu membentuk karakter serta meningkatkan aspek emosional, seperti kesadaran diri, rasa empati, dan kemampuan bersosialisasi. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana pengaruh kedisiplinan dalam melaksanakan shalat berjamaah terhadap kecerdasan emosional siswa di SMA Maarif NU Pandaan.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa SMA Maarif NU Pandaan, dengan jumlah sampel sebanyak 238 siswa yang ditentukan melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner, dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kedisiplinan dalam mengikuti shalat berjamaah dan kecerdasan emosional siswa. Siswa yang lebih konsisten dan disiplin dalam menjalankan shalat berjamaah cenderung memiliki tingkat kecerdasan emosional yang lebih tinggi, mencakup unsur motivasi, empati, dan pengendalian diri.
Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa kedisiplinan dalam shalat berjamaah tidak hanya memberikan manfaat pada sisi ibadah semata, namun juga berperan besar dalam pengembangan kecerdasan emosional siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah diharapkan dapat terus mendorong pelaksanaan shalat berjamaah sebagai bagian integral dari program pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual siswa.
