Internalisasi Karakter Disiplin Melalui Punishment Method Di Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah Probolinggo
Abstract
Pendidikan karakter merupakan hal penting yang harus mendapat perhatian dalam proses pendidikan, pentingnya pelaksanaan pendidikan karakter disebabkan banyaknya peristiwa yang menunjukkan terjadinya krisis moral baik di kalangan santri. Nilai karakter yang perlu dikembangkan adalah kedisiplinan. Maka penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembentukan karakter disiplin melalui punihment method.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi internalisasi karakter disiplin melalui punishment di pondok pesantren Darul Lughah Wal Karomah Probolinggo dengan fokus penelitian: (1) Bagaimana perencanaan internalisasi karakter disiplin melalui Punishment method, (2) Bagaimana proses internalisasi karakter disiplin melalui Punishment method, (3) Bagaimana hasil internalisasi karakter disiplin melalui Punishment method di pondok pesantren Darul Lughah Wal Karomah Probolinggo.
Penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain penelitian Studi kasus, dan fokus studinya pada Internalisasi Karakter Disiplin Melalui Punishment method di Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik (1) Wawancara dengan mencari informasi (2) Observasi, atau pengamatan dan (3) Dokumentasi sebagai bukti adanya penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan internalisasi karakter disiplin melalui Punishment method di pondok pesantren Darul Lughah Wal Karomah yaitu melalui beberapa program diantaranya; adanya buku pegangan santri, menyelenggarakan acara mingguan, menyelenggarakan agenda tahunan, meliatkan ketua kamar, menyediakan papan program. (2) Proses penerapan internalisasi karakter disiplin melalui Punishment method di pondok pesantren Darul Lughah Wal Karomah dilakukan melalui punishment dengan isyarat, perkataan, perbuatan dan fisik di lingkungan pesantren bagi santri yang melanggar. Kemudian proses internalisasi karakter disiplin yakni melalui tahap transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. (3) Hasil karakter santri yang diinternalisasi melalui Punishment method di pondok pesantren Darul Lughah Wal Karomah yaitu: berkarakter positif apabila punishment dilakukan sesuai tahapan-tahapan hukuman yang ada, berkarakter negative apabila penegak hukum atau pemberi sanksi melakukannya dengan hukuman digunakan untuk balas dendam atau melibatkan masalah pribadi ke peraturan pesantren atau dilakukan ketika emosi.
Kata Kunci: Internalisasi, Karakter Disiplin, Punishment method.
