Peran Perempuan Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Keluarga Pasca Perceraian Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Talok Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto)
Abstract
Perempuan adalah sosok yang sempurna untuk memegang peran sebagai ibu rumah tangga, karena mereka dilengkapi dengan kepekaan emosional dan jiwa yang mendidik. Pada beberapa kasus perempuan memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan memenuhi kebutuhan keluarga akibat perceraian. Beratnya beban Perempuan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, bertanggung jawab terhadap rumah tangga dan hubungan keluarga. Perceraian menimbulkan berbagai tantangan, seperti kebutuhan fisik, biologis, dan sosial ekonomi yang begitu berat sehingga akibatnya banyak kelompok masyarakat yang akhirnya hanya dikepalai oleh seorang perempuan dan harus sepenuhnya produktif dalam kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya dulu rata-rata bergantung pada kemajuan suami dan kini bergantung pada diri sendiri.
Metode ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yakni jenis metodologi penelitian yang menghasilkan data deskriptif. Data sekunder dan primer digunakan menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah jenis studi kasus. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan perempuan single parent merupakan subjek penelitian ini. Model interaktif Miles dan Huberman digunakan untuk analisis data. Wawancara mendalam, triangulasi data, pengamatan lebih lama, diskusi dengan ahli, dan diskusi dengan teman sejawat digunakan untuk mengecek validitas data penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga memerankan peran ganda sebagai penopang ekonomi keluarga diberbagai sektor pekerjaan seperti bekerja dipabrik, berdagang, bekerja disekolah sebagai admin. Dampak peran perempuan terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga pasca perceraian di desa Talok berdampak pada, penurunan pendapatan sebesar 3 juta dan penambahan pengeluaran berupa membayar listrik, PDAM, pendidikan anak, dan angsuran kesehatan. Sumber kesejahteraan perempuan di desa Talok pasca perceraian dengan bekerja di pabrik, membuka usaha toko agen snack, menjadi staf administrasi di sekolah, dan menjual pakaian secara daring melalui jaringan sosial yang dimiliki. Peran perempuan dalam membangun kesejahteraan ekonomi di Desa Talok perspektif Hukum Islam sudah sesuai dengan Hukum Islam karena mengerjakan amal soleh berupa rajin bekerja yang tertuang dalam surah An Nisa ayat 124.
