| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Florist di Jl Melati dalam menghadapi persaingan yang ketat serta perubahan tren penjualan bunga potong. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung maupun tidak langsung, serta telaah dokumen resmi. Validitas data diperkuat dengan metode triangulasi sumber, melibatkan pemilik usaha, karyawan, dan pelanggan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, dan marketplace Shopee mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan volume penjualan, serta membangun citra merek yang kuat. Studi kasus pada Al-Kahfi Florist mengungkap bahwa strategi pemasaran telah berjalan namun masih perlu peningkatan karena keterbatasan pemahaman karyawan terhadap konsep pemasaran digital. Sementara itu, Puji Florist berhasil meningkatkan engagement melalui konsistensi posting di Instagram sejak tahun 2022 dengan memanfaatkan konten visual, fitur Stories, dan penggunaan hashtag. Strategi pemasaran berbasis media sosial dengan konten visual yang menarik, respon cepat terhadap pelanggan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan faktor utama yang mendukung keberhasilan UMKM Florist dalam bersaing di era digital. Namun, keterbatasan pemahaman karyawan terhadap strategi pemasaran masih menjadi tantangan yang perlu diatasi untuk keberlanjutan usaha. | en_US |