| dc.description.abstract | Kualitas pakan akan sangat memengaruhi peningkatan produktivitas ayam petelur, termasuk penggunaan sumber lemak dan bahan tambahan herbal alami. Minyak sawit sebagai sumber asam lemak jenuh memiliki tingkat kestabilan tinggi sedangkan minyak sacha inchi kaya akan asam lemak tak jenuh memiliki potensi peningkatan nutrisi pada pakan namun rentan terhadap oksidasi. Penambahan kunyit sebagai sumber antioksidan digunakan untuk dapat menekan efek oksidatif tersebut. Tujuan penelitian ini untk mengetahui potensi kombinasi minyak sawit, minyak sacha inchi dan kunyit sebagai suplementasi pakan terhadap profil leukosit ayam petelur.
Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu kombinasi jenis minyak dan pemberian kunyit. Variabel yang diamati meliputi total leukosit, diferensial leukosit (monosit, limfosit, heterofil, eosinofil dan basofil), serta rasio heterofil/limfosit (H/L). Data dianalisa menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dilanjutkan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan berpotensi mengubah profil leukosit dan rasio H/L ayam petelur dengan seluruh nilai berada dalam kisaran normal fisiologis. Kombinasi terbaik diperoleh pada pemberian minyak sawit 1,5% dan minyak sacha inchi 1,5% tanpa kunyit yang mampu menjaga keseimbangan profil leukosit dan menghasilkan rasio H/L paling rendah. Dengan demikian, kombinasi tersebut dinilai paling optimal dalam menjaga respon fisiologis ayam petelur.
Kata Kunci : ayam petelur, minyak sawit, minyak sacha inchi, kunyit, leukosit, rasio H/L. | en_US |