Strategi Balai Latihan Kerja (Blk) Dalam Upaya Penempatan Lulusan Pelatihan Melalui Collaborative Governance (Studi Pada Kantor Balai Latihan Kerja Kabupaten Tulungagung)
Abstract
Penelitian ini membahas strategi Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung dalam meningkatkan penempatan lulusan pelatihan melalui pendekatan collaborative governance. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLK Tulungagung menerapkan beberapa strategi, yaitu penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan industri, pemberian sertifikasi kompetensi, program magang, dan penyelenggaraan Job Market Fair. Upaya ini terbukti meningkatkan peluang kerja lulusan, baik sebagai tenaga kerja maupun wirausahawan. Namun, pelaksanaan strategi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana, kurangnya keterlibatan dunia industri, dan lemahnya regulasi kolaboratif. Berdasarkan analisis SWOT, BLK memiliki kekuatan pada dukungan pemerintah dan relevansi pelatihan, tetapi perlu memperkuat kemitraan dan modernisasi fasilitas. Kesimpulannya, penerapan collaborative governance efektif dalam meningkatkan penempatan lulusan, asalkan didukung oleh sinergi berkelanjutan antara pemerintah, BLK, dan dunia industri.
Kata Kunci: Balai Latihan Kerja, Collaborative Governance, Strategi, Penempatan Lulusan, Dunia Industri
