Implementasi Kebijakan Program Pojok Baca Digital (Pocadi) Dalam Upaya Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Kota Malang (Studi pada Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang)
Abstract
Kota Malang memiliki tingkat gemar membaca yang tergolong tinggi dan terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga menunjukkan adanya potensi besar dalam pengembangan budaya literasiSecara umum program POCADI yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang sudah berjalan dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan minat baca masyarakat, hal ini terlihat dari meningkatnya angka Tingkat Gemar Membaca (TGM) Kota Malang setiap tahunnya. Namun di sisi lain, penelitian ini juga menemukan beberapa permasalahan dalam proses implementasinya, seperti adanya komputer yang mengalami error, sikap petugas yang kurang responsif dalam membantu pengunjung, serta kondisi kebersihan ruang baca yang kurang terjaga sehingga mempengaruhi kenyamanan pengguna. Permasalahan tersebut menunjukkan bahwa meskipun kebijakan sudah dirancang dengan baik, pelaksanaan di lapangan masih memiliki kendala pada aspek sumber daya, disposisi pelaksana, dan pengelolaan fasilitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menggambarkan secara langsung bagaimana implementasi kebijakan tersebut berlangsung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, petugas POCADI, serta masyarakat dan mahasiswa sebagai pengguna layanan. Selain itu, observasi dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas, aktivitas pelayanan, serta situasi nyata di lokasi POCADI. Dokumentasi juga digunakan sebagai data pendukung berupa foto kegiatan, arsip, dan laporan yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang berupaya agar kebijakan program pojok baca digital berjalan dengan baik yaitu dengan melakukan penyediaan fasilitas seperti komputer wifi serta peningkatan kompetensi yang dimiliki oleh seorang penjaga POCADI tersebut. Serta setelah dilaksanakan program Pojok Baca Digital (POCADI) pada tahun 2022, tingkat literasi masyarakat mengalami peningkatan yang stabil setiap tahunnya menunjukkan keberhasilan program ini dalam memperluas akses dan ketertarikan baca masyarakat melalui layanan digital.
Kata Kunci: Kebijakan Publik, Implementasi Kebijakan, dan Literasi Digital, Minat Baca, Pocadi
