Persepsi Murid terhadap Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Teks Berita Berwawasan Lingkungan di Kelas VII SMPN 2 Trawas Mojokerto
Abstract
Transformasi digital dalam pendidikan mendorong pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, teks berita berwawasan lingkungan memiliki potensi untuk mengembangkan literasi informasi, literasi digital, serta kesadaran lingkungan yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG 4 dan SDG 13). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi murid terhadap penggunaan media digital dalam pembelajaran teks berita berwawasan lingkungan serta mengidentifikasi interpretasi murid mengenai pengaruh media digital terhadap motivasi dan pemahaman mereka. Kesenjangan penelitian terletak pada minimnya kajian yang menelaah persepsi murid secara mendalam terhadap penggunaan media digital dalam pembelajaran teks berita yang berorientasi pada isu lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi platform media digital populer, yaitu TikTok dan Instagram, sebagai media pembelajaran teks berita berwawasan lingkungan dengan fokus pada pengalaman subjektif murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap murid kelas VII SMPN 2 Trawas, Mojokerto, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media digital, ditinjau dari aspek kemudahan penggunaan, daya tarik, serta kontribusinya terhadap peningkatan motivasi dan pemahaman isi serta struktur teks berita berwawasan lingkungan. Pembahasan menunjukkan bahwa media digital mampu menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pemanfaatan media digital seperti penggunaan platform Tik tok dan Instagram secara terencana dalam pembelajaran teks berita untuk meningkatkan motivasi, pemahaman, literasi digital, dan kesadaran lingkungan murid, sekaligus mendukung pencapaian SDG 4 dan SDG 13. Kelemahan penelitian ini terletak pada keterbatasan subjek dan lokasi penelitian sehingga temuan belum dapat digeneralisasikan secara luas.
