Show simple item record

dc.contributor.authorDILLA, ARISKA FARAH
dc.date.accessioned2026-07-22T03:18:55Z
dc.date.available2026-07-22T03:18:55Z
dc.date.issued2025-07-29
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13758
dc.description.abstractDalam konteks masyarakat global yang semakin plural, pendidikan dituntut untuk tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar mampu hidup berdampingan dalam keberagaman. Sekolah sebagai institusi sosial menjadi ruang strategis dalam membentuk sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan lintas budaya. Sekolah Rendah Al Maarif Sungai Petani, Kedah, Malaysia merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menonjolkan nilai-nilai multikultural dalam aktivitas kelembagaan dan proses pembelajarannya. Keberadaan siswa dari berbagai latar belakang etnis, seperti Melayu, Indonesia, Kamboja, India, dan Myanmar. Yang mendorong terbentuknya budaya sekolah yang mengintegrasikan nilai-nilai islam dengan prinsip-prinsip multikulturalisme. Budaya ini tidak hanya tercermin dalam interaksi sosial antarsiswa dan guru, tetapi juga dalam desain lingkungan belajar dan pendekatan pedagogis yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi budaya sekolah di Sekolah Rendah Al Maarif Sungai Petani, Kedah, Malaysia, (2) menganalisis keberagaman multikultural etnis yang ada di sekolah tersebut, dan (3) mengidentifikasi praktik lingkungan belajar yang terbentuk dalam rangka mendukung keberagaman etnis di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, serta dokumentasi terkait. Sumber data meliputi data primer dari partisipan di sekolah dan data sekunder berupa arsip dan dokumen sekolah. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah di Sekolah Rendah Al Maarif terbentuk atas dasar nilai-nilai Islam yang kuat, adab dalam hubungan guru-siswa, serta keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembinaan karakter. Komposisi siswa yang multietnis (Indonesia, India, Kamboja, dan Myanmar) dimaknai sebagai kekayaan sekolah yang diekspresikan melalui kegiatan budaya dan interaksi sosial yang harmonis. Praktik lingkungan belajar dirancang untuk mendukung keberagaman melalui penataan lingkungan fisik yang mencerminkan multikulturalisme, metode pembelajaran aktif dan kolaboratif, adaptasi pedagogis oleh guru terhadap kebutuhan siswa multietnis, serta penciptaan suasana emosional yang saling menghargai dan kondusif bagi semua kelompok etnis. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi budaya sekolah multikultural berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, responsif terhadap keragaman budaya, dan mendorong kolaborasi lintas etnis di lingkungan sekolahen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectBudaya Sekolahen_US
dc.subjectMultikultural Etnisen_US
dc.subjectLingkungan Belajaren_US
dc.titleEksplorasi Budaya Sekolah Multikultural Etnis Dalam Membentuk Praktik Lingkungan Belajar Di Sekolah Rendah Al Maarif Sungai Petani Kedah Malaysiaen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang