| dc.description.abstract | Penanaman karakter disiplin pada siswa menjadi aspek penting dalam dunia pendidikan. Salah satu cara yang ditempuh MI Ainul Yaqin Kabupaten Probolinggo dalam membentuk karakter disiplin adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengembangan minat dan bakat, namun juga sebagai media pembentukan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk-bentuk kegiatan dalam ekstrakurikuler Pramuka yang secara khusus ditujukan untuk mengembangkan kedisiplinan siswa, (2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka, dan (3) dampak kegiatan tersebut terhadap pembentukan karakter disiplin siswa di MI Ainul Yaqin Kabupaten Probolinggo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, koordinator ekstrakurikuler, pembina Pramuka, guru kelas, serta siswa dari jenjang kelas atas dan bawah. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kegiatan Pramuka di MI Ainul Yaqin meliputi latihan rutin dan terjadwal, upacara kepramukaan, perkemahan, serta program tahunan seperti Pekan MIA. Seluruh kegiatan dirancang untuk menumbuhkan disiplin melalui keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan yang menuntut ketaatan terhadap aturan dan jadwal. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh perencanaan yang sistematis, pembinaan intensif, serta keterlibatan aktif guru dan pembina. Dampak dari kegiatan ini terlihat pada perubahan perilaku siswa, seperti lebih disiplin hadir tepat waktu, taat aturan, dan bertanggung jawab dalam tugas sekolah maupun kegiatan Pramuka.
Kesimpulannya, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di MI Ainul Yaqin berperan signifikan dalam membentuk karakter disiplin siswa. Kegiatan yang rutin, terstruktur, dan bernilai edukatif mampu membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan. Peneliti menyarankan agar madrasah terus meningkatkan kualitas pembinaan melalui evaluasi program secara berkala serta mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan dalam seluruh aktivitas pembelajaran. | en_US |