Gaya Bahasa pada Teks Fantasi Siswa SMP Muhammadiyah 1 Genteng Kelas VII
Abstract
Pembelajaran menulis teks fantasi menuntut kemampuan siswa dalam menggunakan gaya bahasa untuk membangun suasana imajinatif. Namun, penggunaan majas dan pemilihan diksi siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Genteng masih menunjukkan variasi dan belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan majas dan karakteristik pemilihan diksi dalam teks fantasi siswa. Kesenjangan penelitian terletak pada kecenderungan studi sebelumnya yang hanya mengkaji satu aspek, seperti majas atau struktur teks saja. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis terpadu antara majas dan diksi dalam teks fantasi siswa SMP.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data berupa 22 teks fantasi karya siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Genteng yang ditulis dalam kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa dalam teks fantasi siswa cukup beragam. Ditemukan penggunaan majas personifikasi sebanyak 12 data, majas hiperbola sebanyak 16 data, majas metafora sebanyak 7 data, majas simile sebanyak 4 data, dan majas repetisi sebanyak 3 data. Selain itu, ditemukan pula penggunaan diksi fantasi sebanyak 22 data yang menunjukkan upaya siswa dalam membangun suasana imajinatif dalam cerita.
Pembahasan menunjukkan bahwa hiperbola dan personifikasi dominan digunakan untuk membangun suasana dramatis, sementara diksi konotatif dan imajinatif membantu menghidupkan latar dan tokoh, meskipun masih ditemukan ketidaktepatan penggunaan. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya pembelajaran yang lebih terarah dalam melatih penggunaan gaya bahasa. Kelemahan penelitian ini terletak pada keterbatasan subjek yang hanya melibatkan satu kelas sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan.
