Persepsi Siswa terhadap Kebosanan dalam Pembelajaran dengan Media PPT dan Video pada Materi Hikayat: Studi Kasus Kelas X SMAN 8 Malang
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa terhadap kebosanan belajar pada pembelajaran materi hikayat menggunakan media PowerPoint (PPT) dan video, mengidentifikasi manifestasi kebosanan, serta menganalisis faktor penyebabnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada siswa kelas X SMAN 8 Malang.
Data diperoleh melalui angket skala Likert empat tingkat, kuesioner tertutup, dan wawancara semi-terstruktur terhadap siswa serta guru Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan menggunakan Teori Kognitif, Control-Value Theory, serta Self-Determination Theory sebagai landasan interpretasi pengalaman belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebosanan belajar bersifat multidimensional dan berbeda pada setiap media. Pada penggunaan PowerPoint (PPT), kebosanan dominan disebabkan oleh kepadatan teks, penyajian monoton, dan rendahnya interaktivitas yang menurunkan perhatian serta keterlibatan kognitif siswa. Media video meningkatkan perhatian dan keterlibatan emosional melalui visualisasi konkret, meskipun kebosanan tetap muncul ketika siswa pasif atau durasi video terlalu panjang. Manifestasi kebosanan tampak melalui gejala perilaku dan emosional, sedangkan faktor penyebab meliputi minat belajar, desain media, gaya mengajar, durasi pembelajaran, dan pemberian tugas. Implikasi praktis menunjukkan pentingnya penggunaan media yang variatif, interaktif, dan berpusat pada kebutuhan belajar siswa untuk meminimalkan kebosanan.
