Representasi Simbol Kemanusiaan dan Ketimpangan Sosial Dalam Kumpulan Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari dalam Perspektif Semiotik Peirce
Abstract
Karya sastra memanfaatkan simbol untuk menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan sekaligus merepresentasikan realitas sosial dalam masyarakat. Dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari, simbol digunakan untuk menggambarkan kehidupan masyarakat kecil yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan menghadapi berbagai bentuk ketimpangan sosial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi simbol kemanusiaan dan ketimpangan sosial dalam kumpulan cerpen tersebut melalui perspektif semiotik Charles Sanders Peirce.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumentasi. Data penelitian berupa teks cerpen dalam Senyum Karyamin. Pengumpulan data dilakukan melalui close reading, pencatatan data, dan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model semiotik triadik Charles Sanders Peirce yang meliputi representamen, objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol kemanusiaan dan ketimpangan sosial dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin direpresentasikan melalui berbagai kategori yang menggambarkan nilai-nilai kemanusiaan dan ketimpangan sosial dalam kehidupan masyarakat marginal.
Kata kunci: simbol kemanusiaan, ketimpangan sosial, semiotika Charles Sanders Peirce, Senyum Karyamin
