Implementasi Layanan Publik Di Bidang Kesehatan Terhadap Pasien Bpjs Dan Pasien Umum Di Rsud Waluyo Jati
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan publik di bidang kesehatan terhadap pasien BPJS dan pasien umum di RSUD Waluyo Jati, Kabupaten Probolinggo. Fokus penelitian mencakup implementasi kebijakan layanan publik, dampaknya terhadap kualitas dan kepuasan pasien, serta hambatan dan tantangan yang dihadapi rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang setara dan responsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pasien BPJS, pasien umum, serta tenaga kesehatan di RSUD Waluyo Jati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan publik di RSUD Waluyo Jati masih menghadapi kendala dalam hal waktu tunggu, sistem rujukan, dan perbedaan perlakuan antara pasien BPJS dan pasien umum. Meskipun demikian, rumah sakit telah berupaya menerapkan prinsip-prinsip New Public Service (NPS) seperti melayani warga negara bukan pelanggan, mengutamakan kepentingan publik, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi layanan. Penerapan sistem antrean digital, pengaduan daring, dan forum partisipatif menunjukkan adanya peningkatan responsivitas layanan. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan sarana kesehatan masih menjadi hambatan utama dalam mewujudkan layanan yang adil dan inklusif.
Secara konseptual, penelitian ini menegaskan pentingnya paradigma NPS dalam pelayanan kesehatan publik yang berorientasi pada nilai demokratis, partisipasi warga, dan kesejahteraan sosial. Temuan ini diharapkan menjadi dasar perumusan kebijakan pelayanan publik di bidang kesehatan agar lebih responsif, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kata kunci: Layanan publik, BPJS, pasien umum, RSUD Waluyo Jati, New Public Service (NPS)
