| dc.description.abstract | Pendidikan dasar memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter religius peserta didik sebagai fondasi kehidupan yang berlandaskan nilai spiritual dan akhlak mulia. Dalam konteks ini, kepala madrasah memegang tanggung jawab penting sebagai perancang, pelaksana, dan evaluator program pembentukan karakter religius. Penelitian ini berangkat dari rumusan masalah mengenai bagaimana peran kepala madrasah dalam merancang program, melaksanakan, serta mengevaluasi pembentukan karakter religius peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang.
Dari latar belakang tersebut, maka peneliti telah merumuskan masalah yakni bagaimana program kepala madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik, bagaimana pelaksanaan program tersebut, serta bagaimana evaluasinya. Berdasarkan studi pendahuluan, Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang telah menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan berbagai kegiatan pembiasaan religius untuk peserta didik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan program, pelaksanaan, serta evaluasi program kepala madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder, dengan teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber.
Berdasarkan hasil penelitian, program pembentukan karakter religius di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang dirancang secara kolektif kolegial dalam tiga cakupan waktu: harian, mingguan, dan tahunan. Kepala madrasah menunjukkan peran strategis melalui keteladanan, pembentukan budaya religius, pembiasaan kegiatan spiritual, serta kolaborasi dengan tenaga pendidik. Evaluasi dilakukan melalui buku monitoring peserta didik, evaluasi tengah semester, dan evaluasi menyeluruh pada akhir tahun. Program ini berdampak signifikan terhadap peningkatan karakter religius peserta didik seperti kedisiplinan ibadah, sikap sopan santun, dan kemandirian spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan program pembentukan karakter religius tidak hanya bertumpu pada struktur kegiatan, tetapi juga pada keteladanan kepala madrasah, keterlibatan seluruh warga madrasah, dan sistem evaluasi yang konsisten.
Dalam mengelola pembentukan karakter religius, kepala madrasah tidak hanya bertindak sebagai administrator, tetapi juga sebagai edukator, manajer, dan supervisor yang menanamkan nilai-nilai agama dalam budaya sekolah secara sistematis. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan konsisten dalam mendukung pendidikan karakter berbasis keagamaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen madrasah dalam menjaga keberlangsungan program ini. | en_US |