| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di kelas 5 MI Islamiyah Kebonsari Malang, dengan fokus utama pada tiga aspek penting, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh adanya kebutuhan akan pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap keragaman karakteristik peserta didik, baik dari segi minat, bakat, gaya belajar, maupun kesiapan belajar, sebagaimana ditekankan dalam Kurikulum Merdeka. Dalam konteks ini, pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu strategi yang efektif untuk menghadirkan proses pembelajaran yang inklusif dan berpusat pada peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru wali kelas, dan peserta didik, serta dokumentasi terhadap berbagai perangkat dan aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan secara kolaboratif oleh guru dan tim pengembang kurikulum madrasah, dengan mengacu pada hasil asesmen diagnostik yang mencakup pemetaan minat, gaya belajar, dan kesiapan peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung dengan menerapkan strategi diferensiasi konten, proses, dan produk, yang dikemas secara fleksibel agar sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik. Penilaian pembelajaran dilakukan secara berkelanjutan melalui asesmen formatif dan sumatif yang bervariasi, serta mempertimbangkan karakteristik individu siswa sebagai dasar penilaian capaian belajar.
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas 5 MI Islamiyah Kebonsari Malang terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, mendorong motivasi belajar, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini menyarankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogik yang mendukung pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi secara optimal, serta perlunya dukungan kebijakan dari pihak madrasah dalam mengintegrasikan pendekatan ini secara menyeluruh dalam kegiatan pembelajaran. | en_US |