| dc.description.abstract | Tujuan riset ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan lingkungan, kesadaran lingkungan, dan norma sosial terhadap minat beli produk hijau dan bagaimana peran mediasi green trust sebagai perantara hubungan antara tiga variabel independen terhadap minat beli produk hijau generasi Z di Kota Malang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data dari distribusi kuesioner langsung dan Google Form kepada generasi Z Kota Malang berusia 17-27 tahun. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan total 147 responden. Teknik analisis data menggunakan PLS-SEM dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dan norma sosial memiliki pengaruh positif terhadap green trust, sedangkan pengetahuan lingkungan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Pengetahuan lingkungan, kesadaran lingkungan, dan green trust memiliki pengaruh positif terhadap minat beli produk hijau, sedangkan norma sosial tidak menunjukan pengaruh yang signifikan. Green trust memediasi pengaruh kesadaran lingkungan dan norma sosial terhadap minat beli produk hijau, tetapi tidak terhadap pengetahuan lingkungan. Kebaruan: Menonjolkan mediasi green trust pada norma sosial, memperkaya model TPB. Implikasi praktis: Pemerintah Malang terapkan PLH berbasis media sosial untuk tingkatkan green trust Gen Z; bisnis hijau integrasikan norma sosial via influencer untuk dorong pembelian kemasan ramah lingkungan dan kurangi limbah kota.
Kata kunci: Pengetahuan Lingkungan, Kesadaran Lingkungan, Norma Sosial, Green Trust, Minat Beli Produk Hijau (Ramah Lingkungan). | en_US |