| dc.description.abstract | Literasi numerasi merupakan salah satu kompetensi esensial dalam Kurikulum Merdeka yang harus dimiliki siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Hasil observasi di MTsN 2 Kota Jambi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas VII masih berada pada kategori dasar, khususnya dalam materi data dan diagram. Rendahnya capaian ini tidak hanya disebabkan oleh kesulitan memahami konsep abstrak, tetapi juga oleh keterbatasan media pembelajaran yang masih dominan berupa buku cetak atau modul digital statis, sehingga kurang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan siswa. Kondisi tersebut membuat pembelajaran kurang bermakna, siswa cepat merasa bosan, serta keterampilan berpikir kritis dan pengambilan keputusan berbasis data tidak berkembang optimal. Selain itu, pembelajaran belum sepenuhnya mempertimbangkan latar belakang budaya siswa, padahal konteks budaya lokal dapat menjadi jembatan penting untuk mengaitkan materi matematika dengan pengalaman nyata mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan e-book interaktif berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) yang dirancang agar valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa kelas VII MTsN 2 Kota Jambi.
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan e-book interaktif berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) menggunakan model ADDIE (Branch) yang terdiri atas lima tahap sistematis. Tahap Analyze dilakukan dengan mengidentifikasi kesenjangan kinerja serta kebutuhan guru dan siswa terhadap media kontekstual. Tahap Design merumuskan inventarisasi tugas pembelajaran dan strategi instruksional yang mengintegrasikan literasi numerasi dengan budaya Jambi melalui komponen Condition, Performance, dan Criterion. Tahap Development merealisasikan konten menggunakan Canva dan Heyzine, mengembangkan media pendukung (video, audio, Kahoot, Padlet, Wayground), serta menyusun panduan bagi siswa dan guru. Pada tahap ini pula dilakukan formative revision melalui validasi ahli materi, media, dan budaya. Tahap Implementation dilakukan dengan menyiapkan lingkungan belajar serta menguji cobakan media pada 32 siswa kelas VII MTsN 2 Kota Jambi. Tahap Evaluation dilakukan untuk mengukur kualitas produk secara menyeluruh guna memastikan media yang dihasilkan valid, praktis, dan efektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book interaktif berbasis CRT dinyatakan valid dengan kategori sangat baik berdasarkan penilaian para ahli. Uji kepraktisan melalui angket respon guru dan siswa menunjukkan persentase sebesar 78,02% dalam kategori baik, yang mengonfirmasi bahwa media mudah digunakan dan navigasinya jelas. Uji efektivitas pada tahap implementasi memperlihatkan peningkatan signifikan literasi numerasi, di mana rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,34 (pre-test) menjadi 83,88 (post-test), dengan ketuntasan klasikal naik dari 34,37% menjadi 81,25%. Hasil uji statistik paired sample t-test memperoleh p-value = 0,000 (< 0,05), sehingga terdapat perbedaan signifikan yang menunjukkan peningkatan kemampuan siswa. Dengan demikian, e-book interaktif berbasis CRT yang dikembangkan dengan model ADDIE terbukti valid, praktis, dan efektif digunakan dalam meningkatkan literasi numerasi pada materi data dan diagram.
Penelitian ini telah menghasilkan e-book interaktif berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada materi data dan diagram yang terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa kelas VII. Validitas ditunjukkan melalui penilaian ahli dengan kategori sangat baik, kepraktisan dibuktikan melalui respon positif guru dan siswa dengan persentase penerimaan 78,02%, dan efektivitas terlihat dari peningkatan signifikan literasi numerasi berdasarkan uji paired sample t-test (p-value = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, e-book interaktif berbasis CRT layak dijadikan alternatif media pembelajaran digital yang mendukung Kurikulum Merdeka serta memperkuat keterkaitan konsep matematika dengan budaya lokal. Disarankan agar guru memanfaatkan media ini dengan menyediakan akses yang lebih luas, peneliti selanjutnya memperluas cakupan uji coba pada kelas dan materi berbeda, serta mengembangkan fitur interaktif yang lebih sederhana dan ramah pengguna agar pemanfaatan e-book semakin optimal. | en_US |