| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mendorong perilaku impulsive buying pada penggemar K-Pop dalam keputusan pembelian, mengetahui dampak dari faktor-faktor impulsive buying terhadap keputusan pembelian, dan hambatan-hambtan pada penggemar K-Pop dalam melakukan perilaku impulsive buying. Teori impulsive buying menggunakan teori Amos dalam Mattia et al (2021) kemudian diperjelas oleh Dwiastuti dalam Yuniarti (2015) yang mencakup dua aspek. Aspek internal meliputi kognisi dan afeksi. Aspek eksternal meliputi budaya dan sub-budaya, kelompok referensi dan kelas sosial, serta pengaruh keluarga. Penelitian ini mengidentifikasikan faktor-faktor yang mendorong keputusan pembelian penggemar K-Pop untuk melakukan perilaku pembelian impulsif. Pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan dengan metode wawancara semi-terstruktur. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasilnya adalah konsumen penggemar K-Pop tetap melakukan pembelian impulsif namun dengan motivasi pembelian yang beragam mulai dari ingin mendukung idola ataupun untuk kesenangan pribadi. Dalam proses keputusan pembeliannya, konsumen seringkali menemukan hambatan berupa permasalahan finansial yang membuat konsumen berupaya untuk mengatur kembali keuangan mereka. Penelitian ini menyoroti pentingnya regulasi diri yang baik sebelum membeli produk yang diinginkan secara impulsif. Teori impulsive buying dengan pendekatan tindakan yang memengaruhi perilaku konsumen, penelitian ini akan menggali serta menganalisis faktor-faktor yang mendorong pembelian impulsif, dampak, serta hambatannya.
Kata Kunci : Perilaku Impulsive Buying, Keputusan Pembelian | en_US |