| dc.description.abstract | Lobak (Raphanus sativus L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran umbi- umbian. Lobak mengandung banyak zat gizi yang bermanfaat yaitu vitamin A, B1, B2, C, E, beta-carotnene, serat (fiber), dan minyak omega-3 yang tinggi. Lobak merupakan tanaman yang memilki banyak manfaat, namun sebagian masyarakat masih belum mengetahui manfaat dan cara pengolahan lobak. Oleh karena itu, peminat dari tanaman lobak tidak sebanyak sayuran lainnya.
Dalam tiga tahun terakhir, mulai tahun 2018 sampai tahun 2020 luas lahan panen lobak mengalami penurunan dari yang 31 hektar pada tahun 2018 menjadi 29 hektar pada tahun 2019 kemudian 21 hektar pada tahun 2020. Bahkan setelah tahun 2020, data mengenai luas lahan panen lobak tidak tersedia lagi di Badan Pusat Statistik, artinya terdapat penurunan produksi tanaman lobak. Salah satu upaya meningkatkan produksi tanaman putih dengan penggunaan bahan organik dikombinasikan dengan ecoenzym. Oleh karena itu, melakukan peningkatan pemberian kandungan bahan organik dan pemberian ecoenzym dilakukan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi bahan organik dan konsentrasi ecoenzym terhadap pertumbuhan, hasil dan kualitas tanaman lobak putih.
Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Jl. Joyo Agung, Merjosari Malang dengan ketinggian tempat kurang lebih 675 m diatas permukaan laut. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama komposisi bahan organik yang terdiri atas 4 level : tanah biasa (M0), tanah + kohe kambing 20 t/ha (M1), tanah + kohe kambing 10 t/ha + Azolla 10 t/ha (M2), tanah + azolla 20 t/ha (M3). Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi ecoenzym terdiri atas 3 level : kontrol tanpa ecoenzym (P0), konsentrasi ecoenzym 1 ml/liter air (P1), konsentrasi ecoenzym 2 ml/liter air (P2). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), dan dilakukan uji lanjut BNJ 5%.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara komposisi bahan organik dan konsentrasi ecoenzym pada panjang umbi. Media tanam dengan azolla 20 t/ha dikombinasikan berbagai konsentrasi ecoenzym menunjukkan hasil terbaik. Komposisi bahan organik memberikan pengaruh terhadap jumlah daun, luas daun, Persentase serangan hama, bobot segar total, bobot segar umbi, dan kandungan klorofil dengan komposisi azolla 20 t/ha memberikan pengaruh terbaik. Konsentrasi ecoenzym memberikan pengaruh terhadap jumlah daun, luas daun, Persentase serangan hama, bobot segar total, bobot segar umbi, diameter umbi, kandungan vitamin C, dan kandungan klorofil. Dengan konsentrasi ecoenzym 1 ml memberikan hasil terbaik pada fase pertumbuhan dan hasil tanaman lobak. Namun pada kandungan vitamin C dan kandungan klorofil konsentrasi ecoenzym 2 ml memberikan pengaruh terbaik. | en_US |