Show simple item record

dc.contributor.authorHISBULLAH, MUHAMMAD RIDHO
dc.date.accessioned2026-08-20T03:03:59Z
dc.date.available2026-08-20T03:03:59Z
dc.date.issued2025-08-13
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14083
dc.description.abstractProbiotik herbal adalah kombinasi antara probiotik dengan bahan herbal yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ternak. Asam amino esensial merupakan asam amino yang penting bagi ternak namun ketersediaannya harus ditambahkan dalam pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran probiotik herbal+asam amino esensial terhadap penampilan produksi broiler. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 64 ekor broiler strain Lohman periode umur 22 hari. Rata-rata bobot badan awal broiler adalah ±1.300 g. Koefisien <10%. Herbal yang digunakan adalah: jahe, temulawak, temuireng, bawang putih, lengkuas, asam, dan sirih. Probiotik adalah produk komersial dengan merek dagang Organic Green Culture ZS (Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus acidophilus, Bacilus subtilis, Aspergilus rizae). Asam amino esensial adalah L-Lysin. Pakan basal adalah pakan lengkap komersial produksi PT. New Hope kode C11 (ayam ras pedaging fase finisher). Unit percobaan Air minum dan pakan diberikan ad libitum. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 4 perlakuan, 4 ulangan. Satu unit percobaan terdiri atas 4 ekor broiler. Perlakuan penelitian adalah level penambahan campuran probiotik, herbal, dan asam amino esensial lysine pada air minum, yaitu: 0 ml/liter air minum (P0), 2 ml/liter air minum (P1), 4 ml/liter air minum (P2), dan 6 ml/liter air minum (P3). Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan akan ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis statistik sidik ragam (ANOVA). Jika terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Berdasarkan analisis statistik, campuran probiotik, herbal, dan asam amino l-lysin pada broiler yang dipelihara selama 14 hari (22-35 hari) tidak memberikan pengaruh nyata (P>0.05) konsumsi pakan namun memberikan pengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap pertambahan bobot badan (PBB) dan konversi pakan. Rata-rata konsumsi pakan perlakuan P0, P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 1.853,00; 1.781,50; 1.928,00; dan 1.891,75 g/ekor. Rata-rata PBB perlakuan P0, P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 1.032; 1.058; 1.185,75; dan 1.277,50 g/ekor. Rata-rata konversi pakan perlakuan P0, P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 1,8; 1,69; 1,63; dan 1,49. Campuran probiotik, herbal, dan asam amino esensial l-lysin pada broiler yang dipelihara selama 14 hari (22-35 hari) tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi pakan namun berpengaruh terhadap PBB dan konversi pakan. Level pemberian 6 ml/liter air minum broiler memberikan PBB tertinggi dan konversi pakan terendah. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang penambahan campuran probiotik, herbal, dan asam amino l-lysin pada air minum broiler fase finisher dengan level yang lebih tinggi terhadap produksi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectProbiotik Herbalen_US
dc.subjectAsam Amino Esensial L-Lisynen_US
dc.subjectProduksi Broileren_US
dc.titlePengaruh Pemberian Campuran Probiotik Herbal + Asam Amino Esensial l-Lysin Terhadap Penampilan Produksi Broileren_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang