| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa pengaruh pemberian tepung Bawang Dayak sebagai Growth Promotor terhadap aktivitas Superoxide Dismutase (SOD) dan kadar Malondealdehide (MDA) anakan Domba Cross Texel serta Mengetahui dosis terbaik pemberian tepung Bawang Dayak terhadap anakan Domba Cross Texel. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat sebagai sumber pengetahuan, informasi dan referensi dalam pemberian tepung Bawang Dayak pada anakan Domba Cross Texel. Penelitian ini dimulai pada tanggal 25 Juli sampai 22 September 2025. Lokasi penelitian ini bertempat di kandang Kelompok Peternakan Pesona Farm di Pendopo Rt. 05 Perum Pesona Singosari Desa Sempol Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, dan di Laboratorium Central Riset & Diagnosa Satwa Sehat, Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah anakan Domba Cross Texel dengan umur 3-4 bulan dan berat badan rata-rata ±16 Kg berjenis kelamin betina dan tepung Bawang Dayak. Alat yang digunakan wadah pakan dan minum, suntikan spuit, timbangan Kg dan gr. Metode penelitian ini ialah percobaan (Experiment) dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan ada 4 dan setiap perlakuan terdapat 3 ulangan. Dengan perlakuan P0 = tanpa perlakuan (kontrol), P1= tepung Bawang Dayak 0,2 gr, P2 = 0,4 gr, P3 = 0,6 gr. Variabel yang diamati adalah aktivitas Superoxide Dismutase (SOD) dan kadar Malondealdehide (MDA). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA).
Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa penambahan tepung Bawang Dayak tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap Superoxide Dismutase dan malondealdehide. Rata-rata SOD adalah P0= 51,33 ng/ml, P1= 52,5 ng/ml, P2= 55,12 ng/ml, dan P3= 43,34 ng/ml. Rata-rata MDA adalah P0= 25,37 nmol/ml, P1= 26,19 nmol/ml, P2= 25,30 nmol/ml, dan P3= 23,83 nmol/ml.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian tepung Bawang Dayak tidak berpengaruh terhadap aktivitas Superoxida Dismutase dan kadar Malondealdehide anakan domba Cross Texel dengan manajemen pemeliharaan standar. Dilakukan penelitian lanjutan dengan tema yang sama tetapi pemberiannya secara berturut-turut 1 hari 1 kali pemberian agar potensi zat bioactive Bawang Dayak lebih terlihat. | en_US |