Show simple item record

dc.contributor.authorSETIAWAN, TRI BAGUS
dc.date.accessioned2026-08-20T03:54:05Z
dc.date.available2026-08-20T03:54:05Z
dc.date.issued2025-10-30
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14108
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juli sampai 29 Agustus 2025. Penelitian terhadap uji susut masak dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, sementara uji keempukan di laksanakan laboratorium Teknologi Hasil Ternak Universitas Brawijaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perendaman daging ayam petelur afkir dengan berbagai konsentrasi sari daun nangka terhadap susut masak dan keempukan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging ayam petelur afkir strain Lohman Brown berumur ±80 minggu bagian dada seberat 500 gram yang dipotong menjadi 40 sampel, serta daun nangka tua sebanyak 100 gram sebagai larutan perendaman. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 (kontrol tanpa sari daun nangka/0%), P1 (sari daun nangka 25%), P2 (sari daun nangka 35%), dan P3 (sari daun nangka 45%), dengan lama perendaman 45 menit. Variabel yang diamati adalah susut masak dan keempukan. Analisis data menggunakan ANOVA, dan jika terdapat perbedaan sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian berdasarkan ANOVA (Analysis of Variance) bahwa perendaman dengan sari daun nangka tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap susut masak. Adapun rata-rata susut masak berkisar antara P0(44,79%), P1(42,06%), P2(44,14%), P3(46,44%). Hasil analisis menyatakan bahwa perendaman daing ayam petelur afkir dengan sari daun nangka berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap keempukan. Rata-rata nilai keempukan P0(0,304kg/cm2)a, P1(0,376kg/cm2)b, P2(0,476kg/cm2)c, P3(0,89 kg/cm2)d. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:Perendaman daging ayam petelur afkir dalam sari daun nangka dengan konsentrasi 0%–45% selama 45 menit tidak mempengaruhi terhadap susut masak tetapi mempengaruhi keempukan daging ayam petelur afkir. Oleh karena itu daging ayam petelur afkir dengan konsentrasi perendaman 45% Sari daun nangka selama 45 menit dapat memperbaiki kualitas daging ayam petelur afkir ditinjau dari nilai susut masak 46% dan nilai keempukan 0,890 kg/cm2. Untuk memperoleh hasil yang lebih optimal terhadap susut masak, disarankan melakukan perendaman dengan waktu lebih lama atau dengan penambahan konsentrasi sari daun nangka di atas 45%. Perlu merendam daging ayam petelur afkir dengan konsentrasi minimal 45% dengan minimal perendaman selama 45 menit. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang uji kadar protein dan total bakteri serta uji organoleptik (tekstur dan cita rasa), agar dapat diketahui tingkat penerimaan konsumen terhadap daging ayam petelur afkir yang direndam dengan sari daun nangka.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectDaging Ayamen_US
dc.subjectAyam Petelur Afkiren_US
dc.subjectKonsentrasi Sari Daun Nangkaen_US
dc.subjectSusut Masak Dan Keempukanen_US
dc.titlePengaruh Perendaman Daging Ayam Petelur Afkir Dalam Berbagai Konsentrasi Sari Daun Nangka Terhadap Susut Masak Dan Keempukanen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang