Show simple item record

dc.contributor.authorALDO FAISOL, MUHAMMAD MAHROMA
dc.date.accessioned2026-08-20T03:56:20Z
dc.date.available2026-08-20T03:56:20Z
dc.date.issued2025-08-28
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14109
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Juli sampai 22 juli 2025 di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Ruminansia Grati, Pasuruan, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama penyimpanan pada suhu ruang terhadap motilitas individu, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa pada semen segar Sapi Bali. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengetahuan bagi peternak dan praktisi inseminasi buatan dalam menjaga kualitas semen segar, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. Materi penelitian berupa semen segar dari pejantan Sapi Bali berumur ±4 tahun dalam kondisi sehat dan layak ditampung syarat motilitas minimal 70%. Semen ditampung menggunakan vagina buatan, kemudian dievaluasi kualitasnya pada empat interval penyimpanan, yaitu 0 menit (segera setelah penampungan), 15 menit, 30 menit, dan 45 menit. Parameter yang diamati meliputi motilitas individu, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi linier sederhana untuk mengetahui keeratan hubungan antara lama penyimpanan dengan kualitas semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan pada suhu ruang memiliki hubungan negative dengan motilitas dan viabilitas spermatozoa. Koefisien korelasi(r) antara lama penyimpanan dengan motilitas adalah -0,544 (kategori sedang) dengan koefisien determinasi (r2) 30%, sedangkan dengan viabilitas sebesar -0,622 (kategori kuat) dengan koefisien determinasi sebesar 39%. Abnormalitas spermatozoa cenderung meningkat seiring lama penyimpanan, namun hubungannya lemah dan tidak signifikan (r= -0,224; R2 sebesar 5%). Lama waktu penyimpanan memillki hubungan signifikan dengan motilitas individu dan viabilitas, tetapi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan abnormalitas spermatozoa di suhu ruang. Terdapat hubungan negatif antara lama penyimpanan terhadap motilitas individu dan viabilitas, sedangkan ditemukan hubungan positif antara lama waktu penyimpanan terhadap abnormalitas. Korelasi paling tinggi adalah hubungan antara lama waktu penyimpanan dengan viabilitas yaitu 0,622 dan koefisien determinasi sebesar 39%. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan bangsa sapi yang berbeda serta menambahkan parameter kualitas lain.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectKualitas Semen Segaren_US
dc.subjectSapi Balien_US
dc.subjectHubungan Kualitasen_US
dc.titleEvaluasi Hubungan Kualitas Semen Segar Sapi Bali Berdasarkan Lama Waktu Penyimpanan Di Suhu Ruang (25-27°c)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang