Show simple item record

dc.contributor.authorHARIYANTO, NANANG
dc.date.accessioned2026-08-20T04:35:52Z
dc.date.available2026-08-20T04:35:52Z
dc.date.issued2025-08-21
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14125
dc.description.abstractPenelitan ini dilaksanakan selama 2 bulan mulai bulan Desember sampai Januari 2024. Pelaksanaan penelitian yaitu Pemeliharaan broiler di kandang Abah Farm, Desa Banda Kajen, Pandaan, Kab. Pasuruan. Analisa aktivitas SOD, kadar MDA dan jumlah Eritrosit di Laboratorium Satwa Sehat Malang. Analisa proksimat pembuatan Nanoherbal Bawang Dayak di Laboraturium Satwa Sehat Malang. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh pemberian Nanoherbal Bawang Dayak pada pakan terhadap aktivitas Superoksida dismutase (SOD), kadar Malondialdehid (MDA) dan jumlah Eritrosit. Mengetahui dosis yang optimal Nanoherbal Bawang Dayak sebagai natural feed additive pada broiler non vaksin. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu Broiler Non Vaksin yang berumur 15 hari sebanyak 100 ekor. Metode penelitian adalah rancangan percobaan. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Ada 5 perlakuan dengan masing-masing perlakuan terdapat 4 kali ulangan. Perlakuan adalah kontrol negatif, positif dan pemberian Nanoherbal Bawang Dayak pada pakan sebanyak 1%, 2% dan 3%. Pemberian Nanoherbal Bawang Dayak diberikan Ketika ayam berumur 15 hari selama 21 hari. Variabel penelitian adalah Superoxida dismutase (SOD), Malondialdehid (MDA) dan Eritrosit. Data yang diperoleh dianalisa dengan ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan Uji BNT untuk menentukan perbedaan antar perlakuan Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan ANOVA pemberian Nanoherbal Bawang Dayak berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aktivitas SOD, kadar MDA, dan Jumlah Eritrosit. Adapun nilai rata-rata aktivitas SOD (ng/ml) setiap perlakuan yaitu P0: 14,72 ± 0,33 (a), P1: 16,34 ± 0,28 (a), P2: 17,84 ± 0,21 (ab), P3: 20,65 ± 2,77 (b), dan P4: 26,11 ± 2,48 (c). Nilai rata-rata kadar MDA (mmol/L) setiap perlakuan yaitu PO 13,6 ± 0,77 (d), P1: 11,60 ± 0,78 (c), P2: 8,96 ± 1,11 (b), P3: 7,37 ± 0,94 (ab) dan P4: 6,45 ± 0,49 (a). Nilai rata-rata jumlah Eritrosit (1012/L) setiap perlakuan yaitu PO: 9,36 ± 0,28 (bc), P1: 6,50 ± 0,31(a), P2: 9,74 ± 1,86 (c), P3: 7,55 ± 0,37 (ab) dan P4: 6,35 ± 0,12 (a). Pemberian Nanoherbal Bawang Dayak pada pakan berpengaruh pada Aktivitas SOD, Kadar MDA dan Jumlah Eritrosit Broiler Non Vaksin. Pemberian bawang Dayak sebagai sebagai Natural Growth Promotor dapat diberikan dengan dosis 3 %.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectEffektivitasen_US
dc.subjectNatural Growth Promotoren_US
dc.subjectBawang Dayak (Eleutherine bulbosa)en_US
dc.subjectSuperoxide Dismutaseen_US
dc.subjectMalondialdehid Dan Eritrosit Broileren_US
dc.titleEffektivitas Natural Growth Promotor Nanoherbal Bawang Dayak (Eleutherine Bulbosa) Terhadap Aktivitas Superoxide Dismutase, Malondialdehid Dan Eritrosit Broiler Non Vaksinen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang