Analisis Hubungan Beban Kerja dan Shift Kerja Terhadap Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi FK UNISMA
Abstract
Pendahuluan : Pendidikan profesi dokter merupakan tahap pendidikan dengan tuntutan akademik dan klinis yang kompleks. Keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan pasien, aktivitas klinik, serta adaptasi terhadap lingkungan rumah sakit dapat menjadi sumber tekanan psikologis yang berhubungan dengan kecemasan. Beban kerja dan shift kerja merupakan beberapa aspek yang diduga berkaitan dengan kondisi psikologis mahasiswa pendidikan profesi dokter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dan shift kerja terhadap tingkat kecemasan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 120 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner beban kerja nursalam, kuesioner shift kerja, dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test dengan tingkat kemaknaan 0,05.
Hasil dan Pembahasan : Sebagian besar responden memiliki beban kerja kategori sedang sebanyak 57 responden (47,5%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara beban kerja dengan tingkat kecemasan (p=0,973) dan antara jumlah shift kerja dengan tingkat kecemasan (p=0,385). Jumlah jam kerja per minggu (p=0,464) dan waktu istirahat harian (p=0,691) juga tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan tingkat kecemasan. Analisis tambahan menggunakan Cramer's V menunjukkan bahwa kekuatan hubungan antara variabel yang diteliti berada pada kategori sangat lemah hingga lemah. Hasil ini menunjukkan bahwa kecemasan pada mahasiswa pendidikan profesi dokter merupakan kondisi yang kompleks dan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas klinik, tetapi juga kemungkinan dipengaruhi oleh faktor individu maupun lingkungan pembelajaran.
Simpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara beban kerja dan shift kerja dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.
Kata Kunci : beban kerja, shift kerja, kecemasan, mahasiswa pendidikan profesi dokter.
