Uji Efektivitas Kombinasi Ekstrak Bunga Dan Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Sebagai Bioinsektisida Alami Terhadap Mortalitas Kutu Kucing (Ctenocephalides felis)
Abstract
Kutu kucing (Ctenocephalides felis) merupakan salah satu ektoparasit yang umum ditemukan pada kucing. Sebagai alternatif untuk mengendalikan populasi kutu kucing, yaitu dengan penggunaan insektisida dari sumber nabati. Salah satu tanaman herbal yang sedang diteliti adalah daun dan bunga pepaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi bunga dan daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap mortalitas kutu kucing (Ctenocephalides felis). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 jenis perlakuan masing-masing diulang sebanyak 3 kali untuk setiap perlakuan. Dilakukan uji normalitas data untuk mengetahui jenis uji beda yang cocok digunakan. Selanjutnya Uji Kruskal-Walis, jika terdapat beda signifikan maka dilanjut dengan Uji Mann-Whitney. Data pengujian toksisitas didapatkan melalui analisis nilai LC50 dengan menggunakan uji probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase mortalitas kutu kucing menggunakan ekstrak daun pepaya tertinggi dengan rata-rata 3,33 pada konsentrasi 50%. Nilai LC50 ekstrak daun pepaya pada konsentrasi 5000 ppm menghasilkan mortalitas 48%. Perlakuan menggunakan ekstrak bunga pepaya rata-rata kematian tertinggi yaitu 3,33 pada konsentrasi 50% dan nilai LC50 pada konsentrasi 5000 ppm menghasilkan mortalitas 48%. Perlakuan kombinasi bunga dan daun pepaya rata-rata kematian tertinggi yaitu 6,67 pada konsentrasi 50% dan nilai LC50 pada konsentrasi 3000 ppm menghasilkan mortalitas 76% dan konsentrasi 5000 ppm mortalitas 95%.
Kata Kunci: bunga pepaya, daun pepaya, ekstrak, insektisida, kutu
