Pengembangan Soft Skill Peserta Didik Melalui Manajemen Ekstrakurikuler di MIN 1 Kota Malang
Abstract
Pendidikan dasar adalah langkah awal yang akan menjadi sebuah fondasi utama dalam membentuk karakter dan juga turut menentukan kesuksesan seseorang dimasa yang akan datang. Oleh karenanya dalam watak kepribadian seseorang akan tercermin dari dirinya dua keterampilan secara terpadu yakni mencakup kompetensi hard skill dan juga soft skill. Pentingnya dua kemampuan ini diharapkan mampu membuat peserta didik menemukan minat dan bakat yang ia miliki baik itu dibidang non akademik maupun dibidang akademik. Namun Pengembangan soft skill seringkali diabaikan oleh beberapa lembaga, padahal soft skill sangatlah dibutuhkan ketika peserta didik terjun untuk bersosialisasi kedunia masyarakat.
Dari latar belakang tersebut, maka peneliti telah merumuskan masalah yakni tentang bagaimana madrasah mampu memanajemen kegiatan untuk menunjang pengembangan soft skill yang seringkali dikaitkan dengan kegiatan non akademik atau kegiatan ekstrakurikuler. Berdasarkan observasi terdahulu, pengembangan soft skill telah dilakukan di MIN 1 Kota Malang dengan melakukan kegiatan ekstrakurikuler untuk menunjang peserta didik dalam menumbuh kembangkan minat dan bakat serta mencetak prestasi non akademik. Oleh karena itu, tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan tentang manajemen ekstrakurikuler di MIN 1 Kota Malang, serta pengembangan soft skill peserta didik di MIN 1 Kota Malang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Sementara itu untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, yang mana dengan melakukan pengamatan terkait aktivitas penelitian fenomena yang dilakukan secara sistematis, kemudian metode wawancara yang sistemnya dengan melakukan tanya jawab bersama dengan informan dua metode ini sebagai sumber data primer dalam penelitian, sedangkan dalam penggunaan sebagai sumber data sekunder adalah metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal yang menunjang seperti catatan-catatn, transkip, laporan, daftar agenda, dan lain sebagainya.
Berdasarkan dari hasil penelitian bahwa upaya MIN 1 Kota Malang dalam menerapkan regulasi manajemen ekstrakurikuler secara tertulis selama pandemi covid-19 masih tengah diupayakan, manajemen ekstrakurikuler di MIN 1 Kota Malang akan dibentuk setelah tahun ajaran baru yakni 2023/2024. Meskipun demikian, setelah ditelaah oleh peneliti MIN 1 Kota Malang sudah menjalankan pembinaan prestasi berupa kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan manajemen yang dipaparkan pada teori yakni planning, orgnaizing, actuating, controlling atau POAC. MIN 1 Kota Malang memiliki 2 kegiatan pengembangan soft skill yang unggul, yakni pengembangan karakter peserta didik melalui pengembangan akhlakul karimah ubudiyah dan budaya islami atau yang biasa dikenal dengan paku bumi, dan pengembangan minat dan bakat peserta didik dalam pembinaan prestasi peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikurikuler.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan manajemen ekstrakurikuler dan juga kegiatan pengembangan soft skill yang utama adalah melihat situasi perkembangan zaman saat ini, sehingga ketika perencanaan akan ada banyak opsi untuk madrasah menyiapkan banyak hal. Dengan adanya manajemen ekstrakurikuler di MIN 1 Kota Malang yang turut dilaksanakan oleh semua komponen maka secara tidak langsung seluruh komponen berupaya untuk mencapai tujuan yang disepakati bersama.
Kata Kunci: Soft Skill Peserta Didik, Manajemen Esktrakurikuler
