Pengaruh Jarak Lampu Light Emitting Diode terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Berbagai Tanaman Microgreen
Abstract
Permasalahan yang sering terjadi dalam budidaya sayuran akhir-akhir ini adalah kurangnya lahan pertanian karena dialih fungsikan sebagai pemukiman, sehingga hal ini menurunkan produksi sayuran. Disamping itu kini masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan tubuh sehingga menginginkan sayuran yang sehat dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Pola hidup yang berubah ini berakibat pada keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi sayuran yang sehat, bergizi, serta dapat ditanam dengan mudah. Salah satu solusinya adalah dengan menanam sayuran microgreens. Microgreen merupakan jenis budidaya yang pada tahap pembibitan sudah dapat dipanen dengan berbagai kandungan nutrisi yang tinggi. Jenis tanaman yang dapat dibudidayakan secara microgreen antara lain bayam merah, sawi, dan pakcoy. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan microgreen adalah faktor pencahayaan. Kurangnya cahaya akan mengakibatkan pertumbuhan sayuran microgreen kurang optimal. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut pencahayaan buatan dapat dilakukan dengan menggunakan lampu Light emitting diode (LED). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh jarak lampu LED dan jenis tanaman terhadap pertumbuhan dan kualitas microgreens.
Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Tlogomas, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang dengan ketinggian tampat ± 542 mdpl dari bulan Januari hingga Februaru 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Petak Terbagi yang terdiri dari 4 petak utama dan 3 anak petak dengan 3 kali ulangan total terdapat 12 kombinasi perlakuan. Petak utama yaitu jarak lampu LED L0 (tanpa lampu LED), L1 (jarak lampu 10 cm), L2 (jarak lampu 20 cm), L3 (jarak lampu 30 cm), anak petak yaitu jenis tanaman T1 (bayam merah), T2 (sawi), T3 (pakcoy). Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F taraf 5% (ANOVA). Jika terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut dengan BNJ (Beda Nyata Jujur) taraf 5%. Parameter pengamatan yang diamati adalah: panjang tanaman, bobot segar per kotak, bobot kering tanaman, total padatan terlarut, vitamin C, total klorofil, dan uji organoleptik.
Hasil interaksi antara perakuan jarak lampu dan jenis tanaman tidak memberikan pengaruh yang nyata, namun secara terpisah perlakuan arak lampu LED 10 cm (L1) memberikan pengaruh yang baik dibandingkan perlakuan yang lain, sedangkan jenis tanaman bayam merah merupakan jenis tanaman dengan pengamatan bobot kering tanaman klorofil, dan uji organoleptik yang lebih baik dibanding perlakuan lain.
Kata Kunci : Pengaruh, Jarak Lampu, Light Emitting Diode, Tanaman Microgreen
