Aplikasi Foliar Nanokompos Diperkaya Nano Partikel ZnO Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa L)
Abstract
Pertanian modern mampu meningkatkan produksi pertanian dan produktivitas tanaman, tetapi memiliki keterbatasan dan belum mengatasi permasalahan dalam sistem produksi pertanian. Salah satu upaya yang menjajikan adalah penggunaan nanoteknologi dalam pertanian. Nanoteknologi merupakan ilmu yang bekerja dengan partikel skala nano meter. Nanoteknologi telah menunjukkan potensi untuk meningkatkan produktivitas tanaman melalui peningkatan efisiensi penyerapan nutrisi, fotosintesis dan resistensi terhadap stres lingkungan. Nanokompos adalah salah satu aplikasi nanoteknologi dalam pembuatan pupuk organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aplikasi foliar nanokompos dipekaya nano partikel ZnO terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy.
Penelitian ini dilakukan di rumah plastic yang bertempat di Dusun tebelo, Desa Sidomulyo, kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Dimulai pada bulan April sampai Mei 2024. Pada penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana. Terdapat 7 macam perlakuan meliputi N0 (kontrol), N1 (perlakuan urea 100kg/ha atau 2 gram/ tanaman, KC1 1g/tanaman, SP-36 1g/tanaman), N2 (perlakuan 100 ppm Nanokompos + 10 ppm Nano partikel ZnO), N3 (perlakuan 200 ppm Nanokompos + 20 ppm Nano Partikel ZnO), N4 (perlakuan 300 ppm Nanokompos + 30 ppm Nano Partikel Zno), N5 (perlakuan 400 ppm Nanokompos + 40 ppm Nano Partikel ZnO), N6 (perlakuan 500 ppm Nanokompos + 50 ppm Nano Partikel ZnO. Dalam tujuh perlakuan tersebut diulang sebanyak tiga kali ulangan dan masing masing perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman, sehingga jumlah keseluruhan sampel tanaman adalah 63 tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman(cm), jumlah daun (cm), luas daun (cm2), berat segar total tanaman, berat segar ekonomis dan berat kering tanaman.
Hasil analisis ragam (anova) menunjukkan bahwa aplikasi nanokompos dan nano partikel pada berbagai konsentrasi tidak berpengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman pada awal pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun) hingga umur 15 hst, namun pada umur 20-30 hst menunjukkan pengaruh yang nyata, dimana perlakuan nano kompos 200-500 ppm+ Nanopartikel ZnO 20-50 ppm memberikan pertumbuhan yang sama tingginya dengan pupuk NPK. Hasil uji BNJ 5 % pada hasil panen pada parameter bobot segar total tanaman dan bobot bernilai ekonomis menunjukkan bahwa perlakuan Nano kompos 200-500 ppm + Nano partikel ZnO 20-50 ppm memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan N0 (tanpa perlakuan) dan pupuk NPK. Namun pada parameter bobot kering total tanaman perlakuan Nanokompos (200-500 ppm)+Nanopartikel ZnO 20-50 ppm memiliki hasil yang sama tingginya dengan pupuk NPK. Dengan demikian penggunaan Nanokompos dan Nano Partikel ZnO pada tanaman sawi pakcoy dapat menggantikan penggunaan pupuk NPK dengan kisaran dosis Nanokompos 200 sampai 500 ppm dan Nano Partikel ZnO 20 ppm sampai 50 ppm.
