Pengaruh Materi Dan Media Penyuluhan Pertanian Terhadap Sikap Petani Pada Usahatani Padi (Oryza Sativa L.)
Abstract
Penyuluhan menurut Subejo (2010) adalah proses perubahan perilaku di kalangan masyarakat agar mereka tahu, mau dan mampu melakukan perubahan demi tercapainya peningkatan produksi, pendapatan atau keuntungan dan perbaikan kesejahteraannya. Kenyataan nya sebgaian besar petani di Desa Pendem mempunyai pengalaman berusaha tani yang sudah cukup lama Sehingga memberikan kesan pada mereka, bahwa caranya adalah yang paling benar. Kalau ada cara yang baru, maka sikapnya adalah menanti dahulu, atau harus dibuktikan dengan contoh - contoh yang meyakinkan. Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu ini merupakan salah satu wilayah yang menjadikan tanaman padi sebagai unggulan nya. Hal ini di karenakan karakteristik wilayah terebut memiliki keaadaan alam yang sesuai dengan pengembangan komoditi padi. Hal ini sejalan dengan data yang di tunjukkan (Data Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Junrejo Kota Batu) yang menunjukkan presentase luas area pertanian padi seluas 158 Ha, dengan indek pertanaman (IP) dua kali per tahun dengan luas panen 316 Ha, produktivitas 6,1 Ton/Ha dan produksi pertahun nya mencapai 1.927,6 ton. Hanya saja kerap kali di temukan suatu hal yang mengakibatkan menurunnya minat petani dalam menerapkan pengetahuan yang di dapatkan dalam penyuluhan di kelompok tani. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui bagaimana sikap petani padi terhadap materi penyuluhan pertanian. 2) Untuk mengetahui bagaimana sikap petani padi terhadap media penyuluhan pertanian. 3) Untuk mengetahui pengaruh materi dan media penyuluhan terhadap sikap petani.
Pemilihan lokasi penelitian ini ditentukan secara purposive atau sengaja. Dengan daerah yang ditentukan yaitu di Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu. Adapun dasar pemilihan desa ini karena komoditi utamanya yaitu padi. Dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara sensus dari sejumlah petani padi sebanyak 50 petani produsen padi. Pengambilan ini dilakukan karena semua petani padi mempunyai kesempatan yang sama menjadi anggota sampel. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan responden melalui kuisioner dengan menggunakan skala likert 1-5. Data pendukung dalam penelitian ini menggunakan data primer yang meliputi identitas petani, sikap petani terhadap materi penyuluhan pertanian, sikap petani terhadap media penyuluhan pertanian dan pengaruh materi dan media penyuluhan pertanian terhadap sikap petani. Dan data skunder meliputi data produksi padi, jumlah petani, keadaan geografis, keadaan penduduk dan juga data yang diperoleh dari pihak instansi kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP).Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Logistik. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (materi penyuluhan (X1) dan Media Penyuluhan(X2)) terhadap variabel terikat sikap petani (𝑌), dimana Y=1 berarti petani menerima materi dan media penyuluhan, dan Y=0 berarti petani menolak materi dan media penyuluhan.
Hasil penelitian ini yaitu materi yang disampaikan oleh penyuluh pertanian kepada petani padi yaitu 1) Organisme penggaggu tanaman (OPT). 2) Penggunaan pupuk organic. 3) Optimalisasi Usaha tani padi, dan untuk sikap petani terhadap materi penyuluhan pertanian memperoleh rata-rata sebesar 4 dari 7 pernyataan, hal ini menunjukkan petani responden menunjukkan sikap setuju atau menerima tentang materi penyuluhan pertanian yang diberikan.Media yang disampaikan oleh penyuluh pertanian kepada petani padi yaitu 1)Media Cetak : Poster, Brosur, Buku. 2) Media Audio : Mp3. 3) Media Visual Dan Audio Visual : Video, komputer. , dan untuk sikap petani terhadap materi penyuluhan pertanian memperoleh rata-rata sebesar 4 dari 6 pernyataan, hal ini menunjukkan petani responden menunjukkan sikap setuju atau menerima tentang materi penyluhan pertanian yang diberikan.
variabel independen yaitu materi dan media penyuluhan pertanian secara serempak secara simultan atau bersama-sama memberikan pengaruh nyata terhadap sikap petani. Hal ini dapat dilihat bahwa nilai chi-square hitung sebesar 17,751 lebih besar disbanding nilai chi-square tabel sebesar 5,991. Materi dan media penyuluhan pertanian mepengaruhi sikap petani padi pada Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu sebesar 41%. Dan secara parsial variabel X1 (materi penyuluhan) tidak berpengaruh terhadap sikap petani di karenakan petani sulit untuk memahami materi penyuluhan yang di berikan oleh penyuluh pertanian dikarenakan mayoritas petani pada usaha tani padi sudah berumur lanjut atau lansia. Saran yang dapat diberikan peneliti yaitu 1). Nilai Nagelkerke R Square pada penelitian ini 41%, maka 59% potensi dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini dan bisa diteliti untuk penelitian selanjutnya. Misalnya metode teknik komunikasi atau metode partisipatif dan metode pendampingan berkelanjutan. 2). Kepada penyuluh agar menggunakan materi penyuluhan yang tepat dan lebih sederhana untuk petani serta memberikan edukasi lebih terhadap petani misalnya dengan penjelasan yang lebih ringkas dan penyuluhan diharapkan aktif dalam kunjungan lapang untuk menindaklanjuti dari materi yang sudah di paparkan terhadap petani padi.
