Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Produk Jus Agriseta Pada Laboratorium Home Agroindustri Model Unisma
Abstract
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan daya saing melalui inovasi produk dan strategi pemasaran yang efektif. Persaingan yang semakin ketat di pasar minuman olahan buah, seperti jus, membuat pelaku usaha harus cermat dalam memahami kebutuhan dan preferensi konsumen. Jus Agriseta yang diproduksi oleh Laboratorium Home Agroindustri Model Universitas Islam Malang, merupakan salah satu produk unggulan yang dikembangkan untuk memenuhi permintaan akan minuman sehat dan berkualitas. Namun, penjualan yang fluktuatif menunjukkan perlunya penguatan strategi pemasaran. Penelitian ini dilakukan dengan 2 tujuan, 1) Mengetahui bauran pemasaran 7P produk jus Agriseta di Laboratorium Home Agroindustri Model Unisma, 2) Menganalisis pengaruh bauran pemasaran 7P terhadap keputusan pembelian produk jus Agriseta pada Laboratorium Home Agroindustri Model Unisma.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana menitik beratkan pada pengujian hipotesis dengan menggunakan data terukur sehingga diharapkan akan dapat ditarik suatu kesimpulan. Lokasi penelitian ini berlokasi di Laboratorium Home Agroindustri Model Unisma berada di jalan Mayjend Haryono No. 193, Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada bulan Juni – Juli 2023. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 responden menggunakan metode accidental sampling, yakni konsumen yang secara kebetulan membeli dan mengonsumsi produk jus Agriseta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner yang mencakup variabel-variabel bauran pemasaran dengan skala likert.
Hasil analisis menjelaskan bahwa, bauran pemasaran 7P yang terdiri dari produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik berperan penting dalam membentuk keputusan pembelian konsumen. Elemen-elemen tersebut saling melengkapi untuk menciptakan daya tarik produk jus Agriseta yang dihasilkan oleh Laboratorium Home Agroindustri Model Unisma. Penilaian konsumen terhadap produk, kualitas pelayanan, dan promosi memberikan kontribusi signifikan terhadap keputusan pembelian.
Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square (R²) sebesar 0,695%, yang berarti bahwa elemen-elemen bauran pemasaran 7P mampu menjelaskan pengaruh terhadap keputusan pembelian jus Agriseta secara signifikan. Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi ≤ 0,05, artinya secara simultan seluruh variabel (produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik) memengaruhi keputusan pembelian. Hasil uji t yang diperoleh adalah variabel yang berpengaruh signifikan ≤ 0,05, meliputi variabel tempat, promosi, proes dan bukti fisik. Dan yang tidak berpengaruh signifikan meliputi variabel produk, harga dan orang. Pada hasil analisis regresi linear berganda diketahui bahwa 7 variabel yang di uji hanya empat variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai signifikan pada setiap variabel adalah senilai 0,445 pada variabel produk, senilai 0,424 pada variabel harga, senilai 0,021 pada variabel tempat, senilai 0,001 pada variabel promosi, senilai 0,398 pada variabel orang, senilai 0,008 pada variabel proses dan senilai 0,001 pada variabel bukti fisik. Artinya, dalam penelitian ini bahwa keputusan pembelian lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lokasi/tempat, promosi yang dilakukan, proses pelayanan, dan bukti fisik (seperti fasilitas, tampilan, atau lingkungan fisik), daripada oleh produk, harga, dan orang (pelaku layanan).
Penelitian ini menunjukkan bahwa bauran pemasaran 7P memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen jus Agriseta. Dengan demikian, Laboratorium Home Agroindustri Model Unisma disarankan untuk terus memperbaiki kualitas produk, memperluas promosi, dan meningkatkan pelayanan serta pengalaman konsumen agar lebih kompetitif di pasar.
