Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica Oleracea L.) Berbagai Kombinasi Konsentrasi Pupuk Organik Limbah Tahu Dan Pupuk Npk
Abstract
Tanaman kailan (Brassica oleracea L) merupakan tanaman sayuran semusim yang dapat ditaman di dataran rendah hingga tinggi sayur ini juga diminati dan mempunyai prospek yang tinggi untuk di kembangkan di indonesia, namun produksi kailan menurun puncaknya yaitu pada tahun 2016 yaitu 1.513.326 juta ton menurun hingga 2019 menjadi 141.306 juta ons, Usaha untuk meningkatkan produksi kailan yaitu dengan pemupukan, tanaman kailan membutuhkan serapan unsur hara dalam jumlah yang cukup. Pemanfaatan limbah cair tahu bukan hal baru dalam bidang pertanian namun masih banyak limbah tahu yang tidak di olah dengan baik sebelum dibuang, oleh karena itu limbah cair tahu sebaiknya dapat diolah secara lebih lanjut, juga mengandung protein hingga mencapai 40-60%, karbohidrat 25-50% dan lemak 10%. Dikarenakan unsur hara dalam limbah cair tahu masih rendah maka dibutuhkan pupuk kimia, dan menggunakan pupuk NPK dengan harapan dapat meningkatkan kesuburan tanah.
Tujuan penelian ini Untuk mengetahui efek pemberian kombinasi pupuk organik limbah cair tahu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Untuk mengetahui konsentrasi POC limbah cair tahu yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Untuk mengetahui konsentrasi pupuk NPK yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober dengan suhu 24⁰C-32⁰C bertempat di Greenhouse Universitas Islam Malang Jalan Maijen Haryono No. 193, Malang, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dosis manakah yang berpengaruh terhadap tanamn kailan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan kontrol dengan 12 kombinasi dan kontrol yaitu 13 didapatkan perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali ulangan, setiap unit perlakuan terdapat 3 tanaman sampel, sehingga total tanaman yakni 13x3x3 = 117 polibag. Data hasil pengamatan di analisis berdasarkan analisis statistik dengan uji F taraf 5% (ANOVA). Kemudian dilakukan uji lanjut BNJ 5% untuk mengetahu antar perlakuan, dan uji Dunnet 5%
Terdapat pengaruh interaksi pemberian POC limbah cair tahu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan dimana perlakuan terbaik yaitu P3K1 ( POC limbah cair tahu 200 ml/L dan pupuk NPK 150kg/ha) dimana hasil terbaik didapatkan pada berat segar konsumsi.Pemberian konsentrasi POC limbah cair tahu berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan terlihat pada perlakuan P4 (300ml/L) memberikan hasil yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya. Pemberian konsentrasi pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan terlihat pada perlakuan K3 (400kg/ha)memberikan hasil yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya.
