PREFERENSI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN COFFEE ROASTERY DI CAFE JANUS DAN ROASTERY KOTA BATU
Abstract
Keunggulan mengkonsumsi coffee roastery adalah konsumen dapat mengetahui dengan pasti
kualitas biji kopi mulai dari mentah. Kualitas kopi tentunya pasti bisa disesuaikan dengan selera
konsumen. Cafe Janus dan Roastery saat ini hanya memiliki satu otlet utama yang berada di
Kota Batu (Alun-Alun kota Batu). Padahal sebelumnya mempunyai beberapa otlet seperti di
Kota Bekasi, Kota Malang (Jalan Sudimoro) dan di Kota Batu (Jalan Raya Beji). Tutupnya
beberapa otlet menunjukkan bahwa Cafe Janus dan Roastery tidak bisa survive (bertahan)
dengan adanya perubahan selera konsumen. Sehingga penelitian ini penting dilakukan untuk
mengetahui preferensi konsumen. Tujuan pertama dilakukan penelitian ini mengetahui
karakteristik konsumsi produk coffee roastery di Cafe Janus dan Roastery. Tujuan kedua
mengetahui preferensi konsumen terhadap pengambilan keputusan pembelian produk coffee
roastery di Cafe Janus dan Roastery. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi Cafe
Janus dan Roastery untuk mempertahankan cafenya dan penelitian ini untuk memperluas
pengembangan cafe.
Pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengolahan data
menggunakan metode conjoin. Jenis analisis conjoin yang digunakan adalah Choice Based
Conjoin (CBC). Penelitian ini dilakukan di kafe Janus dan Roastery tepatnya terletak di Jalan
Munif Kota Batu (samping selatan alun-alun Kota Batu. Penelitian ini dilakukan pada bulan
Maret 2024 sampai bulan Mei 2024. Penelitian ini mengambil 60 responden konsumen, Karena
mempertimbangkan tidak diketahui jumlah dari populasi tersebut. Menurut Soegiyono (2017)
ukuran sampel yang layak dalam penelitian berjumlah 50 responden. Atribut preferensi meliputi:
Aroma, rasa, berat isi, jenis kopi dan tekstur.
Asal informasi juga mempengaruhi asal pengunjung yang datang. Diketahui sebanyak 29
responden (48%) mengetahui informasi terkait Cafe Janus & Roastery dari teman. Dalam 1
tahun frekuensi pembelian coffee roastery didominasi 1 kali pembelian. Jenis coffee MT Kawi
Rosewood menjadi jenis coffee roastery yang biasa dikonsumsi oleh konsumen. Jumlah
pembelian yang didominasi adalah 1 bungkus dengan jumlah 41 responden. Responden membeli
coffee roastery lebih dominan untuk mengkonsumsi sendiri daripada dijual kembali.
Pada preferensi pembelian coffee roastery di Cafe Janus dan Roastery berat menjadi alasan
utama dalam pemilihan produk coffee roastery dengan nilai 25.052. Disusul kemudian dengan
jenis coffee roastery dengan nilai 22.591. Preferensi selanjutnya yaitu berdasarkan aroma
(22.251), rasa (21.661) yang berkaitan dengan selera setiap konsumen, dan terakhir yaitu tekstur
(8.446). dinilai berdasarkan aromanya, konsumen jauh lebih dominan menyukai aroma quackery
dengan nilai sebesar 0.844. Sedangkan untuk rasa, preferensi konsumen lebih menyukai rasa
pahit kuat dengan sedikit asam ditunjukkan dengan nilai 1.445. Teksur halus lebih dominan
disukai oleh konsumen dengan nilai 0.783. Berdasarkan jenis kopi yang dominan diminati
masyarakat yaitu Mt. Kawi Rosewood dengan nilai 0.987. Sedangkan berdasarkan berat isi
kemasan, berat 200 gram dengan nilai 1.783 merupakan kemasan yang lebih disukai.
Saran yang dapat diberikan untuk perlu dilakukan penilaian preferensi konsumen secara
berkala sehingga mengetahui update kesukaan konsumen, perlu dilakukan evaluasi penjualan
produk secara berkala disesuaikan dengan preferensi konsumen. Pemilik cafe perlu
meningkatkan produksi coffee roastery sesuai dengan hasil preferensi yang sudah diteliti.
Mempertahankan citra dan kualitas karena asal informasi responden didominasi oleh teman.
