Show simple item record

dc.contributor.authorSETYAWAN, ALVIN RIZKY
dc.date.accessioned2026-01-26T03:15:08Z
dc.date.available2026-01-26T03:15:08Z
dc.date.issued2025-03-11
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12729
dc.description.abstractSawi pakcoy merupakan tanaman sayuran yang banyak di gemari oleh masyarakat Indonesia sebab pakcoy mengandung gizi yang tinggi serta memiliki manfaat yang beragam. Pakcoy merupakan tanaman dengan proses budidaya yang cukup mudah namun terdapat kendala dalam proses budidaya yakni kesuburan tanah. Pemupukan merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menambahkan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman kedalam tanah. Pupuk organik merupakan salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk meningkatkan kandungan unsur hara sehingga dapat meningkatkan produktivitas sawi pakcoy. Pupuk organik dibuat dengan bahan yang beragam diantaranya residu panen jerami padi dan brangkasan kedelai. Kompos dari residu jerami padi dan brangkasan kedelai mempunyai kandungan yang bermanfaat bagi tanaman yakni N, P dan K. Keunggulan dari penggunaan pupuk kompos jerami padi dan brangkasan kedelai dapat menggantikan kebutuan pupuk anorganik bagi para petani sehingga efisien dalam budidaya suatu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interkasi antara jenis kompos dan berbagai dosis untuk pertumbuhan, hasil dan serapan P tanaman sawi pakcoy. Pemberian jenis pupuk kompos dan dosis yang berbeda diharapkan dapat menghasilkan dosis yang tepat dan efisien untuk pertumbuhan dan serapan P tanaman sawi pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di green house Laboratorium Lapang Terpadu Universitas Islam Malang yang berlokasi di Dusun Sememek Desa Kebonagung Kec Pakisaji, Kab Malang. Analisis Tanah dilakukan di Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Aneka Kacang Kendalpayak Kab Malang dan Analisis Serapan P dilaksanakan di UPT PATPH Bedali Lawang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama jenis kompos jerami padi dan campuran brangkasan kedelai, faktor kedua dosis yang berbeda (0, 5, 10, 15, 20). Terdapat 10 kombinasi perlakuan, diulang sebanyak 3 kali. Tiap kombinasi perlakuan terdapat 3 sampel tanaman dengan total populasi tanaman sebanyak 90 tanaman. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis ragam uji F (Anova) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jenis kompos jerami padi dan campuran brangkasan kedelai dengan dosis berbeda secara umum memberikan hasil yang terbaik pada parameter Luas Daun, Bobot Segar Total, Bobot Segar Akar, Bobot Ekonomi, Serapan dan Efisiensi P. Secara terpisah pemberian jenis kompos campuran jerami padi dan brangkasan kedelai berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan pemberian kompos dengan dosis 20 ton.ha-1 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman sawi pakcoy.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectFosforen_US
dc.subjectTanaman Sawien_US
dc.subjectSawi Pakcoyen_US
dc.subjectBrassica Rapa. Len_US
dc.subjectKomposen_US
dc.titleSerapan Fosfor Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica Rapa. L) Dengan Pemberian Kompos Kualitas Rendah Dan Campuran Kualitas Tinggi Berbagai Dosisen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang